Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Investasi Mikro Berkelanjutan, Pilihan Baru Pertahankan Usaha di Tengah Pandemi

Investasi mikro berkelanjutan bisa menjadi metode investasi yang menjawab kebutuhan di tengah skala prioritas kebutuhan sehari-hari akibat pandemi.

Investasi Mikro Berkelanjutan, Pilihan Baru Pertahankan Usaha di Tengah Pandemi
Tribunnews/Jeprima
Pekerja menyelesaikan pembuatan rumah boneka Barbie yang dijual dengan harga Rp 450 ribu hingga Rp 3 juta tergantung ukuran di workshop Rumah Barbie, di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (30/7/2020). Pemerintah akan memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp 2,4 juta bagi masyarakat yang terdampak pandemi virus corona (Covid-19). Adapun target penerima bantuan ini adalah 12 juta pelaku usaha ultra mikro hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Tribunnews/Jeprima 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Investasi mikro berkelanjutan bisa menjadi metode investasi yang menjawab kebutuhan di tengah skala prioritas kebutuhan sehari-hari akibat pandemi Covid-19.

Selain modal yang tidak banyak, investasi model ini juga muda semudah berbelanja online. Platform digital yang lebih dulu menggunakan metode tersebut adalah Raiz Invest.

Raiz Invest sukses mengadopsi induk usahanya di Australia dan sudah mulai menerapkan investasi mikro dimulai dari Rp 10.000.

Partnership and Marketing Manager Raiz Invest Indonesia Karmela M Kartodirdjo mengatakan, Raiz Invest membangun suatu kebiasaan yang baru bagi nasabah dalam berinvestasi karena cara investasi ini akan masuk ke dalam kegiatan keseharian nasabah.

Baca: Pemerintah Anggarkan Rp 28,8 Triliun untuk 12 Juta Usaha Mikro yang Belum Bankable

Apalagi, lanjut wanita yang akrab dipanggil Lala itu, jumlahnya yang merupakan kumpulan dari receh membuat nasabah tidak merasa sedang berinvestasi.

"Ini menjadi menjadi suatu mindset baru bagi masyarakat dalam berinvestasi yang hingga saat ini banyak beranggapan bahwa investasi haruslah dimulai dengan jumlah yang sangat besar," tuturnya dalam keterangan, Kamis (6/8/2020).

Baca: Indonesia di Ambang Resesi, Politikus PKS Desak Pemerintah All Out Bangkitkan UMKM

Selain itu, Raiz Invest memiliki fitur Round-Ups yang dapat melakukan pembulatan atas transaksi online yang dilakukan nasabah melalui internet banking.

"Dari setiap transaksi perbankan yang dilakukan nasabah, akan dilakukannya pembulatan keatas dari nilai transaksi tersebut. Dana yang terkumpul menjadi Rp.50.000 itu akan dimasukan ke ke dalam investasi oleh nasabah melalui aplikasi Raiz," kata Karmela.

"Mekanisme pembulatan otomatisasi ini akan membuat nasabah dapat melakukan investasi berjalan dengan sendirinya tanpa harus rutin melakukan transaksi satu per satu," tambahnya.

Halaman
12
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas