Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Realisasi Penyaluran Program PKH Baru 72 Persen dari Total Anggaran

Bantuan sosial merupakan satu dari empat program yang digulirkan pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Realisasi Penyaluran Program PKH Baru 72 Persen dari Total Anggaran
TRIBUNNEWS/APFIA
Budi Gunadi Sadikin. 

Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Ketua Satuan Tugas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan Transformasi Ekonomi Budi Gunadi Sadikin mengatakan, penyaluran bantuan sosial terus digenjot untuk mengurangi beban masyarakat dalam menghadapi Pandemi Covid-19.

Bantuan sosial merupakan satu dari empat program yang digulirkan pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Salah satu bantuan sosial yang diberikan kepada masyarakat yakni PKH (program keluarga harapan), yang diberikan kepada 10 juta keluarga paling miskin atau sekitar 4 juta orang. Penyaluran bantuan PKH tersebut hingga Agusutus ini sudah mencapi 72 persen dari total pagu anggaran. 

Baca: Indef Pertanyakan Alasan Jokowi Pangkas Bansos dari Rp 600 Ribu Jadi Rp 300 Ribu

"Pagu anggarannya Rp 37,4 T. Sampai bulan Agustus ini, yang sudah disalurkan adalah 27 triliun atau 72 persen dari pagu anggaran," kata Budi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, (7/8/2020).

Baca: Bansos Dipangkas Jadi Rp 300 Ribu, Tapi Pegawai Gaji Rp 5 Juta Kok Dapat Bantuan?

Hingga saat ini menurut Budi, penyaluran bantuan PKH tersebut tidak ada masalah, karena program PKH merupakan program lama yang kini ditingkatkan nilainya karena ada Pandemi Covid-19. 

Pemerintah menaikkan jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) menjadi 10 juta dan 9,7 KPM.

Bansos yang diberikan disesuaikan karena adanya Pandemi yakni  Untuk  ibu hamil dan anak usia 0-6 tahun menjadi sebesar Rp250.000 per bulan. 

Anak SD sebesar Rp75.000 per bulan,  anak SMP sebesar Rp125.000 per bulan, anak SMA menjadi sebesar Rp166.000 per bulan.

Selain itu  penyandang disabilitas berat serta lanjut usia 70 tahun ke atas menjadi sebesar Rp200.000 per bulan.

Selain itu pemerintah juga memberikan tambahan bantuan beras kepada 10 juta keluarga penerima PKH yakni 15 kg beras setiap bulannya, selama periode Agustus-Oktober 2020.

 "Berdasarkan pengamatan kami, karena program ini sudah berjalan lama, para pelaksana sudah tahu menjalankan seperti apa, penerima juga jelas, sifatnya tunai ke rakyat. Sehingga kami tidak melihat ada masalah apapun sampai akhir tahun kita bisa memenuhi mencapai pagu anggaran yangRp 37,4 T," ujar Budi.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas