Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Jokowi: Ibarat Komputer, Perekonomian Semua Negara Sedang Macet, Lagi Hang

Bahkan, perekonomian Indonesia di kuartal pertama 2020, pertumbuhan ekonomi negara masih plus 2,97 persen.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Jokowi: Ibarat Komputer, Perekonomian Semua Negara Sedang Macet, Lagi Hang
Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin menghadiri sidang tahunan MPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2020) pagi. (Biro Pers Sekretariat Presiden) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, bahwa pandemi Covid-19 tak hanya berdampak pada sektor kesehatan.

Namun juga sektor perekonomian di seluruh dunia.

Tak terkecuali negara miskin, negara berkembang maupun negara maju.

Bahkan, perekonomian Indonesia di kuartal pertama 2020, pertumbuhan ekonomi negara masih plus 2,97 persen.

Tapi, kata Jokowi, di kuartal kedua minus 5,32 persen.

Baca: Jokowi: Jangan Ada yang Merasa Paling Agamis Sendiri, Merasa Paling Pancasilais Sendiri

Hal itu disampaikan Jokowi dalam pidato sidang tahunan MPR-RI dan sidang bersama DPR-RI dan DPD-RI Tahun 2020 di Gedung Parlemen MPR/DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (14/8/2020).

"Semuanya sedang mengalami kemunduran karena terpapar Covid-19. Krisis perekonomian dunia juga terparah dalam sejarah," kata Jokowi.

Rekomendasi Untuk Anda

Presiden bahkan mengibaratkan, perekonomian semua negara di dunia ibarat komputer yang sedang macet dan mengalami hang.

Sehingga, tidak bisa berjalan dengan baik.

Maka dari itu, perlunya melakukan perbaikan dan re-start perekonomian.

"Ibarat komputer, perekonomian semua negara saat ini sedang macet, sedang hang. Semua negara harus menjalani proses mati komputer sesaat, harus
melakukan re-start, harus melakukan re-booting," jelas Jokowi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas