Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Analis Jelaskan Dampak Cetak Uang Baru Senilai Rp 5,62 Triliun ke Rupiah

"Kalau menambah jumlah uang beredar tentu akan memperlemah nilai tukar rupiah karena menambah suplai," kata Ariston.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Analis Jelaskan Dampak Cetak Uang Baru Senilai Rp 5,62 Triliun ke Rupiah
bi.go.id
Uang Edisi Khusus Peringatan HUT ke-75 Republik Indonesia 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Riset PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra menjelaskan dampak pencetakan uang baru pecahan Rp 75 ribu senilai Rp 5,62 triliun ke pergerakan rupiah.

Ariston mengatakan, penerbitan uang baru dalam peringatan hari kemerdekaan ke-75 Republik Indonesia ini belum tentu menambah uang beredar.

"Saya belum memastikan karena belum tentu pasokan itu menambah jumlah uang yang beredar. Bisa saja pasokan itu hanya mengganti pasokan lama," ujarnya kepada Tribunnews, Senin (17/8/2020).

Namun, lanjut dia, jika penerbitan kali ini nantinya menambah jumlah pasokan rupiah di pasar maka dampaknya adalah terjadi pelemahan.

"Kalau menambah jumlah uang beredar tentu akan memperlemah nilai tukar rupiah karena menambah suplai," kata Ariston.

Baca: Yang Mau Tukar ke Uang Pecahan Baru Rp 75.000, Tahap I Ditunggu Sampai 30 September 2020

Sementara, Ariston menambahkan, kalau cuma untuk mengganti pasokan yang ditarik, tentu tidak berpengaruh ke nilai tukar rupiah.

Rekomendasi Untuk Anda

"Iya kalau tidak menambah jumlah uang yang beredar, tidak akan berpengaruh ke nilai tukar rupiah," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas