Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Rico Sia Dukung Pengelolaan Eks Tambang Freeport Dikelola Negara

Menurut Rico Sia, untuk membuat Indonesia menjadi maju menuju keemasan dibutuhkan langkah langkah radikal

Rico Sia Dukung Pengelolaan Eks Tambang Freeport Dikelola Negara
istimewa
Anggota Komisi VII DPR RI, Rico Sia. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengaku sudah memerintahkan PT Antam (ANTM) untuk mengelola tambang bekas garapan PT Freeport Indonesia di Blok Wabu.

Erick mengatakan telah menyurati Menteri ESDM Arifin Tasrif mengenai hal tersebut.

Blok Wabu merupakan eks wilayah PT Freeport Indonesia (PTFI) yang telah dikembalikan ke Negara.

Baca: Bos Freeport Minta Penundaan Setahun Bangun Industri Smelter Tembaga, Alasannya Ini Proyek Rugi

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi VII DPR RI Dapil Papua Barat, Rico Sia mengapresiasi dan memberi semangat kepada Menteri BUMN, Erick Thohir yang menugaskan PT ANTM untuk mengelola Blok Wabu di Provinsi Papua.

Menurut Rico Sia, untuk membuat Indonesia menjadi maju menuju keemasan dibutuhkan langkah langkah radikal yakni, tekad dan keberanian seperti yang dilakukan oleh Erick Thohir.

Memang dibutuhkan investasi awal yang besar namun setelah berproduksi dan penjualannya dilakukan dari Indonesia maka, akan terjadi pemulihan ekonomi bahkan bisa menutupi hutang negara.

"Apalagi dalam perhitungan bisnis, pengelolaan tambang emas tersebut terhitung ekonomis," kata Rico kepada wartawan, Kamis (24/9/2020).

Baca: Freeport Indonesia Dukung Indonesia dengan Terus Berkontribusi Saat Pandemi

Meski beratnya medan serta belum adanya infrastruktur yang terbangun di wilayah tersebut menjadi tantangan utamanya, Rico sangat optimistis secara teknis dan finansial PT ANTM mampu untuk mengelola potensi emas di Blok Wabu.

Terkait Sumber Daya Manusia (SDM) Rico yakin, tenaga ahli yang ada di Indonesia akan diberdayakan karena cukup mampu untuk menjalankan penambangan, pengolahan, dan pemurnian.

"Saya sangat yakin, SDM kita sangat mampu bekerja dibidang penambangan," ujar Rico.

Untuk diketahui, Blok Wabu telah dikembalikan PT Freeport Indonesia kepada pemerintah pusat pada awal Juli 2015 lalu.

PT Freeport Indonesia sepakat untuk menyusutkan wilayah kerjanya dari 212.950 hektar (ha) menjadi 90.360 hektar. Sekitar 122.590 hektar wilayah kerja tersebut akan diserahkan kembali kepada negara

Ikuti kami di
Penulis: chaerul umam
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas