Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kegiatan Rapat di Lingkungan Kemenkeu Haram Digelar Pada Jam Anak Sekolah

Hal itu bertujuan agar orangtua juga bisa menjalankan jam kerja bisa lebih fleksibel, misal mulai dari jam 1 siang sampai 8 malam.

Kegiatan Rapat di Lingkungan Kemenkeu Haram Digelar Pada Jam Anak Sekolah
TRIBUN/IQBAL FIRDAUS
Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati. TRIBUNNEWS.COM/IQBAL FIRDAUS 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan, sepekan lalu membuat laporan melalu Inspektur Jenderal (Irjen) berdasarkan hasil survei apakah work from home efektif atau tidak.

Hasil dari observasi itu, banyak sekali setres dari orang-orang yang bekerja di rumah karena mereka kompetisi waktu pada saat pagi harus zoom sama bos-nya, lalu anaknya lagi sekolah juga dan butuh pendampingan.

"Jadi, waktu saya baca ini, saya lagi punya pikiran saya baru mau buat rapim (rapat pimpinan) di Kementerian Keuangan, saya mau mikir ini saja, sekarang rapat-rapat di kementerian saya tidak boleh pada jam anak sekolah," ujarnya dalam video conference 'Cerita di Kemenkeu Mengajar', Senin (26/10/2020).

Hal itu bertujuan agar orangtua juga bisa menjalankan jam kerja bisa lebih fleksibel, misal mulai dari jam 1 siang sampai 8 malam.

Baca juga: Banyak Anak Sekolah Ditangkap Saat Ikut Aksi Unjuk Rasa, KPAI Minta Aparat Hindari Praktik Kekerasan

"Dari jam 1 siang sampai 8 malam juga tidak apa-apa. Saya setiap malam juga rapat sampai malam," kata Sri Mulyani.

Jadi, eks direktur pelaksana Bank Dunia itu menambahkan, pegawai kementerian, khususnya Kemenkeu tidak perlu bingung membagi waktu antara kerja dan mendampingi anak sekolah.

Baca juga: Zulhas Minta Anggota Dewan Sediakan Wifi Gratis Buat Anak-anak Sekolah dan Para Guru

"Sekarang orangtua muda tidak usah bingung anaknya sekolah hingga jam 2. Gara-gara dapar peringatan dari Irjen, saya akan ubah kebijakan di Kementerian Keuangan," pungkasnya.

Ikuti kami di
Penulis: Yanuar R Yovanda
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas