Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Ketua OJK Ungkap Vaksin Covid-19 Mulai Ada November Ini

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, pemerintah juga berharap hal tersebut berlaku di ekonomi Indonesia.

Ketua OJK Ungkap Vaksin Covid-19 Mulai Ada November Ini
istimewa
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan, harapan akan vaksin virus corona atau Covid-19 membuat ekonomi China dan beberapa negara lain sudah lebih dulu pulih.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, pemerintah juga berharap hal tersebut berlaku di ekonomi Indonesia.

"Kami yakin akan pulih dan kami kebetulan tadi pagi habis beraudiensi dengan Bapak Presiden bersama KSSK yakni Ibu menteri keuangan, gubernur BI, dan ketua LPS. Bahwa ini konfirmasi pemerintah, vaksin mulai November ini akan ada," ujarnya saat konferensi pers virtual, Senin (2/11/2020).

Baca juga: OJK: Simpanan Pemerintah di Bank BUKU IV Bikin DPK Melesat 15,26 Persen

Baca juga: Femalepreneur Indonesia dan OJK Gelar Program UMK Champion Bootcamp

Baca juga: Soroti Kinerja OJK, Anggota Komisi XI Ingatkan Kasus Gagal Bayar Asuransi dan Pengawasan Perbankan

Menurut dia, kepastian soal vaksin Covid-19 bisa memberikan keyakinan di masyarakat bahwa pandemi bisa diselesaikan.

"Bahwa inilah yang tentunya memberikan pemahaman kepada kita semua bahwa itu satu-satunya yang harus kita upayakan. Selain itu, kita tetap harus melakukan berbagai kegiatan dengan protokol Covid-19," kata Wimboh.

Di sisi lain, dia menambahkan, sementara ini OJK menahan dampak ekonomi dari pandemi Covid-19 dengan Peraturan OJK (POJK) Nomor 11 Tahun 2020 soal relaksasi restrukturisasi kredit.

"Kita lihat angka-angkanya yang sampai di bulan September ini pertumbuhan kredit sudah positif. Artinya tren penurunannya sudah selesai dan mulai untuk bangkit," pungkasnya.

Ikuti kami di
Penulis: Yanuar R Yovanda
Editor: Hendra Gunawan
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas