Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Percepat Transformasi Digital Jadi Solusi Tangani Krisis Ekonomi Kecil dan Mikro

Kementerian Komunikasi dan Informatika berupaya mempercepat transformasi digital di tengah pandemi Covid-19.

Percepat Transformasi Digital Jadi Solusi Tangani Krisis Ekonomi Kecil dan Mikro
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
ilustrasi: Penjaga stan menata produk craft yang dipamerkan pada gelaran Pasar Kreatif Bandung 2020 di Cihampelas Walk (Ciwalk), Jalan Cihampelas, Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (18/10/2020). Pameran yang menampilkan 14 produk UMKM unggulan Kota Bandung itu dalam rangka pemulihan ekonomi di Kota Bandung dan rangkaian Hari Jadi ke-210 Kota Bandung, yang akan berlangsung hingga 25 Oktober 2020. Tribun Jabar/Gani Kurniawan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika berupaya mempercepat transformasi digital di tengah pandemi Covid-19.

Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kominfo Widodo Muktiyo memaparkan percepatan transformasi tersebut bisa menjadi solusi menangani krisis ekonomi kecil dan mikro.

Baca juga: KemenkopUKM Ajak UMKM Manfaatkan Fasilitas GSP Ekspor Produk ke AS

Baca juga: Pemerintah: UU Cipta Kerja Atur Kemudahan UMKM Urus Izin dan Perluas Pasar

"Kita jadikan perkembangan teknologi untuk memacu kembali pertumbuhan ekonomi kecil dan mikro. Secara demografis, pengguna aktif internet kita mayoritas adalah generasi milenial, usia 20 - 34 tahun,” ujar Widodo di Jakarta, Selasa (3/11/2020).

Widodo mengatakan, salah satu upaya yang tengah dilakukan pemerintah adalah berkolaborasi dengan platform-platform e-commerce untuk memasarkan produk dari usaha kecil, mikro, dan menengah (UMKM).

“Kita melakukan mitigasi terhadap UMKM di tengah pandemi, jangan sampai sudah jatuh dulu baru kita tolong. UMKM yang terkena dampak pandemi Covid-19 sebelum kolaps, segera kita bantu untuk membuat market baru, agar bisa bertahan. Di tengah Covid-19 ini tidak hanya kesehatan saja yang kita tangani, tetapi juga sumber-sumber ekonomi untuk menjaga pasar tetap sehat,” ujarnya.

VP Corporate Affairs Bukalapak Siti Sufintri Rahayau menerangkan upaya transformasi digital sektor Usaha Menengah, Kecil dan Mikro (UMKM) mendapat tantangan berupa masih rendahnya transaksi retail yang berlangsung di e-commerce.

Masyarakat Indonesia pada kenyataannya masih sangat bergantung pada model bisnis konvensional.

“Masih terjadi paradoks antara pengguna internet dan perkembangan bisnis di Indonesia. Hanya 5 persen yang melakukan transaksi retail di e-commerce, 66 persen masih belum punya rekening bank dan baru 16,3 persen yang mengadopsi teknologi dalam berbisnis,” ujar Siti Sufintri.

Sementara Ketua Komisi 1 DPR RI Meutia Viada Hafid menyatakan mendorong sektor UMKM ke dalam metode bisnis digital menjadi hal yang sangat urgen.

"Pengadopsian internet di sektor UMKM diperlukan untuk melanjutkan kegiatan ekonomi mikro, meskipun terjadi pandemi sekalipun,” ujar Meutia.

Ikuti kami di
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Sanusi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas