Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Rizal Ramli Mendadak Mengeblok Akun Twitter Staf Khusus Sri Mulyani, Ada Apa?

Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli memblok akun Twitter Staf Khusus (Stafsus) Menteri Keuangan Yustinus Prastowo.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Yanuar R Yovanda
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Rizal Ramli Mendadak Mengeblok Akun Twitter Staf Khusus Sri Mulyani, Ada Apa?
Tribunnews/Herudin
Ekonom Rizal Ramli (kiri) di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) Jakarta, Jumat (4/9/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli memblok akun Twitter Staf Khusus (Stafsus) Menteri Keuangan Yustinus Prastowo.

Rizal mengatakan, dirinya melakukan hal tersebut karena merasa pandangan Stafsus Menteri Keuangan Sri Mulyani itu kurang relevan terkait bunga utang.

"RR sengaja blocked 'Juru Bela' menkeu terbalik karena argumen-argumennya tidak berbobot, wong konsultan pajak yang enggak ngerti makro. Padahal banyak DR2 pintar di depkeu, mungkin enggak mau jadi penjilat," ujarnya melalui akun Twitter @RamliRizal, Jumat (20/11/2020).

Menurut dia, apa yang menjadi argumennya tidak dibalas sepadan oleh Stafsus Sri Mulyani terkait besaran kupon surat utang negara.

Baca juga: Ngetwit di Twitter, Rizal Ramli Ungkap Strategi Pengemis Utang, Dapatnya Utangan Recehan

"Yang dibahas RR itu relative bonds yields karena yield negatif di US, Jepang, German, dan lain-lain. Kok China bisa terbitkan zero yield, Thailand 3,5 persen, kok RI 6,5 persen. Juru bela pas-pasan gitu aja ribet ha ha," kata Rizal.

Baca juga: Rizal Ramli Serang Balik Jusuf Kalla, Sebut Peng-peng Ungkap Kekayaan JK Melonjak Saat Jadi Wapres

Sebelumnya, Rizal Ramli menyatakan, keuangan negara seakan tidak berdaya di tengah pandemi corona atau Covid-19 karena untuk membayar bunga utang saja harus dengan utangan lagi.

Rekomendasi Untuk Anda

"Terbitkan surat utang (bonds) bunganya semakin mahal. Untuk bayar bunga utang saja, harus ngutang lagi," ujarnya melalui akun Twitter @RamliRizal, Jumat (20/11/2020).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas