Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
3 - 1
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
1 - 4
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
3 - 0
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
3 - 1
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Stakeholder Diminta Ikut Promosikan Industri Kosmetik Indonesia

Industri kosmetik, spa dan produk spa tidak dapat dipisahkan dari industri fashion sebagai industri utamanya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Lita Febriani
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Stakeholder Diminta Ikut Promosikan Industri Kosmetik Indonesia
HandOut/Istimewa
Ilustrasi 
Memuat video…

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Lita Febriani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Di Indonesia, sepanjang wabah virus Corona melanda, industri kosmetik mampu bertahan dan mengalami kenaikan transaksi online hingga 80 persen.

Industri kosmetik, spa dan produk spa ini tidak dapat dipisahkan dari industri fashion sebagai industri utamanya.

"Kami harapkan industri kosmetik sebagai pendukung industri fashion juga berkembang," tutur Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian, Gati Wibawaningsih saat pembukaan Virtual Expo IKM Kosmetik 2020, Selasa (24/11/2020).

Baca juga: Transaksi Produk Kosmetik Lewat Online Melonjak 80 Persen

Melihat segala potensi segala industri kosmetik, spa dan produk spa di Indonesia, Dirjen IKMA mengajak stakeholder ikut mempromosikan industri kosmetik Tanah Air.

"Saya mengajak semua stakeholder untuk dapat memaksimalkam potensi, juga terus mempromosikan dan memperkenalkan industri kosmetik di Indonesia," terang Gati.

Baca juga: Gisella Anastasia Terharu Bisa Konsisten 2 Tahun Jalani Bisnis Kosmetik, Bertahan dari Badai Corona

Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), pada triwulan I tahun 2020, kinerja industri kimia, farmasi dan obat tradisional, termasuk sektor kosmetik mengalami pertumbuhan yang gemilang sebesar 5,59 persen.

Rekomendasi Untuk Anda

Di tengah tekanan dampak pandemi Covid-19, kelompok manufaktur ini mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap devisa melalui capaian nilai ekspornya yang menembus 317 juta dolar AS atau sekitar Rp 4,44 triliun pada semester I-2020 atau naik 15,2 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Gati juga berharap kedepannya pelaku industri kosmetik, spa dan produk spa terus berinovasi untuk mengembangkan bisnisnya.

"Saya harap semua teman-teman di masa yang akan datang terus mengeluarkan ide, inovasi, karya kreatif yang dapat memberikan pengaruh positif pada perkembangan di industri kosmetik," ungkapnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas