Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Produk Kerajinan Tangan UMKM Unggulan Ekspansi ke Pasar Dunia

Alih-alih murah dan jelek, produk kerajinan tangan karya anak-anak bangsa justru kini semakin berharga, berkualitas jempolan dan mendunia.

Produk Kerajinan Tangan UMKM Unggulan Ekspansi ke Pasar Dunia
Istimewa
Produk kerjinan tangan dari Tera Craft, UMKM asal Klaten, Jawa Tengah, yang fokus memproduksi sarung bantal, seprai, atau perlengkapan tidur lain berbahan dasar eceng gondok, rotan, bambu, serta bahan-bahan ramah lingkungan lainnya. 

Produk unik dan indah lain juga dimiliki Wastraloka, UMKM asal Yogyakarta yang didirikan Eni Anjayani sejak 2012. Awalnya, Wastraloka hanyalah usaha sampingan yang didirikan demi menambah penghasilan. Sekarang, Wastraloka telah bertransformasi menjadi UMKM yang membawa pendapatan utama bagi Eni dan keluarga.

Wastraloka memproduksi kerajinan tangan bercorak batik mulai dari teko, cangkir, termos, hingga kaleng kerupuk dan hiasan rumah. Dibangun dengan modal awal Rp5 juta, hasil pinjaman KUR di BRI, kini omzet Wastraloka setiap bulannya mencapai Rp180 juta-Rp200 juta.

Eni berkata, statusnya sebagai nasabah BRI membawa banyak manfaat bagi pengembangan Wastraloka. Salah satunya, melalui perantara BRI, Eni bisa berkenalan dengan pengusaha lain dan terlibat di Rumah Kreatif BUMN. Wastraloka juga mulai rajin mengikuti pameran-pameran berskala nasional dan internasional dan berbagai program inkubasi sejak 2015 lalu karena dukungan BRI.

“Saya menggunakan kurasi atau kompetisi untuk mendorong diri saya sendiri. Itu (program kurasi) membuat kita jadi berkembang,” ujar Eni.

Menurut Direktur Bisnis Kecil, Ritel & Menengah BRI Priyastomo, pelaku UMKM harus memiliki keterampilan dalam memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan produksi, memperluas pasar, hingga berinovasi dalam membuat suatu produk. Dukungan dan pengembangan UMKM harus terus dilakukan karena perkembangan teknologi dan dunia digital semakin cepat, terlebih saat pandemi Covid-19.

“Sebagai bank BUMN dengan jaringan terluas, BRI memastikan kesiapan terus hadir dan berada di garda terdepan untuk membantu mengoptimalkan potensi perkembangan UMKM. Pembiayaan murah, business matching, dan inkubasi bagi UMKM akan terus kami lakukan hingga semakin banyak pelaku usaha kecil yang naik kelas,” tutup Priyastomo. (*)

Editor: Content Writer
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas