Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Rupiah di Pasar Spot dan Kurs Tengah BI Terpantau Melemah Terhadap Dolar AS

Pagi ini baht Thailand menguat 0,14%, yuan China menguat 0,12%, yen Jepang menguat 0,06%, pesso Filipina menguat 0,02% terhadap dolar AS.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Rupiah di Pasar Spot dan Kurs Tengah BI Terpantau Melemah Terhadap Dolar AS
KONTAN/Carolus Agus Waluyo
ILUSTRASI - Petugas sebuah money changer menghitung uang pecahan 100 USD di salah satu gerai money changer di Jakarta, Senin (13/1/2020). 

Laporan Reporter Kontan, Herlina Kartika Dewi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nilai tukar rupiah di kurs tengah Bank Indonesia (BI) melemah pada perdagangan Senin (14/12/2020).

Pukul 10.10 WIB, rupiah di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI ada di Rp 14.158 per dolar Amerika Serikat, melemah 0,39% dari akhir pekan lalu yang ada di Rp 14.102 per dolar AS.

Pergerakan rupiah di kurs tengah BI sejalan dengan rupiah spot.

Pukul 10.15 WIB, rupiah spot ada di Rp 14.114 per dolar AS, melemah 0,24% dari akhir pekan lalu yang ada di R 14.080 per dolar AS.

Di Asia, rupiah melemah bersama won Korea yang melemah 0,06% dan dolar Hong Kong yang melemah 0,003% terhadap dolar AS.

Baca juga: Sertifikasi Pesawat N219 Kini Capai 95 Persen

Sementara itu, mayoritas mata uang Asia lainnya menguat terhadap dolar AS.

Rekomendasi Untuk Anda

Dolar Singapura memimpin penguatan mata uang Asia terhadap dolar AS dengan kenaikan 0,17%, disusul dolar Taiwan yang menguat 0,16%.

Semenrata itu, baht Thailand menguat 0,14%, yuan China menguat 0,12%, yen Jepang menguat 0,06%, pesso Filipina menguat 0,02% dan rupee India menguat 0,02% terhadap dolar AS.

Indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 90,79, turun dari akhir pekan lalu yang ada di 90,97.

Sumber: Kontan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas