Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Bisnis
LIVE ●

Jurus Sri Mulyani Sehatkan APBN di 2021 

Program PEN itu sendiri termasuk pengadaan vaksin dan vaksinasi, perlindungan sosial, sektoral kementerian atau lembaga dan pemda.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Yanuar R Yovanda
zoom-in Jurus Sri Mulyani Sehatkan APBN di 2021 
kemenkeu.go.id
Menkeu Sri Mulyani 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 telah bekerja keras dan optimal untuk mengatasi dampak Covid-19 di masyarakat dan ekonomi. 

Sementara itu, fokus kebijakan APBN 2021 diarahkan untuk mempercepat akselerasi dengan keberlanjutan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan momentum penguatan reformasi. 

"APBN 2021 akan mendukung keberlanjutan program PEN terutama untuk penanganan kesehatan," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam webinar yang diselenggarakan Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia dengan tema "Covid-19 dan Percepatan Pemulihan Ekonomi 2021: Harapan, Tantangan dan Strategi Kebijakan", Rabu (27/01/2021).

Baca juga: Sri Mulyani: Risiko Covid-19 Bukan Jadi Alasan Pesimistis di 2021 

Program PEN itu sendiri termasuk pengadaan vaksin dan vaksinasi, perlindungan sosial, sektoral kementerian atau lembaga dan pemda, dukungan UMKM dan pembiayaan korporasi, dan insentif usaha. 

Menurut Sri Mulyani, program PEN 2021 diperlukan untuk terus memberikan daya dukung pada perekonomian baik di sisi demand maupun supply. 

“Tahun 2021, kami akan mengelola APBN tetap dengan fokus untuk bisa mendukung pemulihan ekonomi dan penanganan Covid. APBN tahun 2021 yang didesain dengan spirit ekspansi untuk mendukung pemulihan, juga pada saat yang sama mulai konsolidasi untuk menyehatkan kembali APBN kita,” katanya.

Baca juga: Sri Mulyani Mengaku Sudah Kumpulkan Wakaf Tunai Rp 382 Miliar

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara itu, dia menambahkan, untuk tahun 2021, penerimaan negara ditargetkan sebesar Rp 1.743,6 triliun di 2021. 

"Ini adalah tingkat penerimaan negara yang cukup optimistis karena Covid-19 masih menjadi faktor yang harus tetap diperhitungkan," pungkas Sri Mulyani.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas