Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Januari 2021, Neraca Perdagangan RI Surplus 1,96 Miliar Dolar AS

Neraca perdagangan Januari 2021 mengalami surplus 1,96 miliar dolar AS, capaian ini membuat neraca perdagangan Indonesia surplus selama sembilan bulan

Januari 2021, Neraca Perdagangan RI Surplus 1,96 Miliar Dolar AS
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Kepala Badan Pusat Statistik Kecuk Suhariyanto menjawab pertanyaan saat wawancara khusus dengan Tribunnews.com di Kantor BPS, Jakarta, Kamis (12/12/2019). TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Neraca perdagangan pada Januari 2021 tercatat mengalami surplus 1,96 miliar dolar AS. 

Capaian ini membuat neraca perdagangan Indonesia sudah surplus selama sembilan bulan beruntun.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kecuk Suhariyanto menuturkan performa Januari 2021 ini cukup bagus karena ekspor meningkat secara tahunan (year-on-year).

Baca juga: Impor Indonesia Terkontraksi 7,59 Persen di Januari 2021

Menurutnya, dibandingkan Januari 2020, ekspor sektor migas naik 8,30 persen, pertanian naik 13,91 persen, industri naik 11,72 persen, dan sektor tambang naik 16,92 persen.

"Jadi performa ekspor pada Januari tahun 2021 jauh lebih bagus dibandingkan posisi 2020. Tentunya ini menimbulkan harapan bahwa ekspor di bulan-bulan ke depan akan terus tumbuh dan pemulihan ekonomi berjalan sesuai harapan," kata Suhariyanto.

Untuk perkembangan impor, Suhariyanto mengatakan kinerja impor RI masih memiliki banyak catatan dilihat secara tahunan.

Baca juga: BPS: Sektor Pertanian Tumbuh Positif 2,59 Persen di Kuartal ke IV

Impor barang konsumsi tercatat minus 2,92, bahan baku atau penolong juga minus 6,10 persen, dan barang modal minus 10,72 persen.

"Ini mengindikasikan bahwa pergerakan impor belum sesuai dengan harapan," urainya.

Adapun dilihat dari komoditas adalah non migas sebagai penyumbang surplus terbesar pada Januari 2021.

"Di antaranya disumbang oleh lemak dan minyak hewan nabati, bahan bakar mineral, dan alas kaki," imbuh Suhariyanto.

Ikuti kami di
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Theresia Felisiani
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas