Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Banjir di Jabodetabek

PHRI : Banjir Jabodetabek Tak Berpengaruh, Hotel dan Restoran Menang Sepi Akibat Pandemi

PHRI menilai banjir di Jabodetabek pada Sabtu (20/2/2021), tidak berpengaruh terhadap okupansi hotel dan kunjungan masyarakat ke restoran. 

PHRI : Banjir Jabodetabek Tak Berpengaruh, Hotel dan Restoran Menang Sepi Akibat Pandemi
Tribunnews/Irwan Rismawan
Warga menaiki perahu karet melintasi banjir yang melanda Jalan Raya Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (20/2/2021). Hujan deras yang mengguyur Jabodetabek sejak Jumat (19/2/2021) malam, membuat kawasan Kemang terendam banjir hingga ketinggian 1,5 meter. Tribunnews/Irwan Rismawan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menilai banjir di Jabodetabek pada Sabtu (20/2/2021), tidak berpengaruh terhadap okupansi hotel dan kunjungan masyarakat ke restoran. 

"Dampak secara ekonominya tidak terlalu berpengaruh, karena kejadiannya di akhir pekan. Lagi juga okupansi hotel juga lagi jelek, begitu juga restoran sepi karena pandemi," ujar Ketua PHRI Hariyadi Sukamdani saat dihubungi, Minggu (21/2/2021).

Menurutnya, jika kondisi normal tanpa pandemi Covid-19, banjir menjadi beban bagi pengusaha hotel maupun restoran, karena saat akhir pekan banyak masyarakat berlibur. 

Namun, pada saat ini yang mengalami kerugian hanya hotel yang terendam banjir, seperti hotel Grand Kemang. 

Baca juga: Kemenparekraf Dorong Prioritas Vaksin Covid-19 dan Stimulus, Pulihkan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

"Grand Kemang kan terendam, itu pasti ada kerugian karena peralatannya terendam, mobilnya kena. Tapi sekarang saya belum terima laporan kerugiannya," papar Hariyadi.

Baca juga: Menparekraf Minta 34 Juta Pelaku Pariwisata dan Ekonomi Dapat Prioritas Vaksin Covid-19

"Jadi kerugian akibat banjir, sekarang lebih kepada hotel yang memang terkena banjir langsung," sambung Hariyadi.

Diketahui, kawasan Kemang, Jakarta Selatan, kemarin, mengalami banjir dengan ketinggian hingga sekitar 2 meter, akibat curah hujan yang tinggi. 

Ikuti kami di
Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas