Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

OJK Beberkan Tantangan Jangka Pendek Sektor Perbankan

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membeberkan tantangan jangka pendek sektor perbankan di 2021 saat pandemi Covid-19 masih belum hilang.

OJK Beberkan Tantangan Jangka Pendek Sektor Perbankan
Kontan/Fransiskus Simbolon
ILUSTRASI 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membeberkan tantangan jangka pendek sektor perbankan di 2021 saat pandemi Covid-19 masih belum hilang.

Deputi Komisioner Pengawas Perbankan II OJK Bambang Widjanarko mengatakan, tantangan itu di antaranya permintaan konsumen lemah.

Baca juga: OJK: Kalau Perbankan Tidak Berbenah di Tengah Pandemi, Bisa Ditinggal Nasabah

"Tantangan jangka pendek di depan kita di kondisi saat ini bagaimana Covid-19 memengaruhi permintaan, daya beli, dan pola konsumsi. Ini akan berpengaruh mengenai aktivitas ekonomi," ujarnya dalam video conference, Jumat (26/2/2021).

Menurut Bambang, kalau persoalan tersebut belum selesai, maka banyak masyarakat atau dalam hal ini debitur bank akan terganggu.

"Akhirnya berpengaruh ke kondisi bank. Sebitur tidak bisa mengembalikan pinjaman," katanya.

Sementara itu, dia menambahkan, saat ini tidak ada permintaan kredit dengan adanya banyak dana menumpuk di dalam perbankan.

"Ini karena permintaan kredit kurang, berpengaruh ke perbankan. Kemudian, teknologi berkembang pesat, sehingga dengan adanya pandemi hal itu lebih cepat lagi mengenai pemanfaatannya," pungkas Bambang.

Ikuti kami di
Penulis: Yanuar Riezqi Yovanda
Editor: Sanusi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas