Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Fintech Ilegal Makin Ugal-ugalan Berbisnis di Indonesia, Satgas Temukan Lagi 51 Pinjol Gelap

Satuan Tugas Waspada Investasi (SWI) menemukan 51 kegiatan fintech peer to peer lending atau pinjaman online ilegal hingga per Februari 2021.

Fintech Ilegal Makin Ugal-ugalan Berbisnis di Indonesia, Satgas Temukan Lagi 51 Pinjol Gelap
IST
ILUSTRASI 

Terbaru, SWI menyatakan bahwa aplikasi TikTok Cash dan Snack Video resmi masuk dalam daftar entitas ilegal karena menjanjikan keuntungan hanya melalui menonton video.

Kedua aplikasi ini telah ditegur oleh SWI agar segera berhenti beroperasi atau menutup aplikasinya di platform manapun. SWI telah membuat imbauan resmi yang dilayangkan pada pihak aplikasi itu sejak Jumat (26/2/2020) lalu.

Alasannya, aplikasi itu tidak terdaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Kementerian Komunikasi dan Informatika dan tidak memiliki badan hukum dan izin operasional di Indonesia.

"Kami sudah bahas dengan pengurus Snack Video dan terdapat kesepakatan untuk menghentikan kegiatannya sampai izin diperoleh. Kami juga telah meminta Kementerian Kominfo untuk menghentikan aplikasi TikTok Cash yang berpotensi merugikan masyarakat," katanya.

Tongam mewanti-wanti masyarakat agar selalu mewaspadai penawaran-penawaran dari berbagai pihak yang seakan-akan memberikan keuntungan mudah tetapi berpotensi merugikan penggunanya.

Selain Tiktok Cash dan Snack Video, SWI juga menemukan 28 entitas kegiatan usaha yang diduga tanpa izin dari otoritas yang berwenang dan berpotensi merugikan masyarakat.

Semua entitas itu sedang dalam pantauan serius SWI dan siap dilaporkan apabila memenuhi unsur pidana yang dikhawatirkan merugikan masyarakat.

Adapun 28 entitas itu di antaranya adalah 14 aplikasi Kegiatan Money Game, 6 Crypto Aset, Forex dan Robot Forex tanpa izin, 3 Penjualan Langsung/Direct Selling tanpa izin, 1 Equity Crowdfunding tanpa izin, 1 Penyelenggara konten video tanpa izin, 1 Sistem pembayaran tanpa izin dan 2 Kegiatan lainnya.

Ikuti kami di
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...

Produk Populer

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas