Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Rp 1 Miliar Dana Zakat Bank Syariah Indonesia dan Laz BSM Umat Disalurkan ke Pengungsi Lewat UNHCR

Sinergi dengan lembaga zakat dan organisasi nirlaba seperti UNHCR ini merupakan salah satu wujud dari komitmen

Rp 1 Miliar Dana Zakat Bank Syariah Indonesia dan Laz BSM Umat Disalurkan ke Pengungsi Lewat UNHCR
Istimewa
PT Bank Syariah Indonesia Tbk menggandeng Lembaga Amil Zakat Bangun Sejahtera Mitra Umat (LAZ BSMU) dan Lembaga PBB untuk Urusan Pengungsi, UNHCR (The United Nations High Commisioner for Refugees) 

Laporan Wartawan Tribunnews, Choirul Arifin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Bank Syariah Indonesia Tbk menggandeng Lembaga Amil Zakat Bangun Sejahtera Mitra Umat (LAZ BSMU) dan Lembaga PBB untuk Urusan Pengungsi, UNHCR (The United Nations High Commisioner for Refugees), menyalurkan dana zakat untuk program kesehatan dan makanan pengungsi di seluruh Indonesia.

Total dana zakat yang disalurkan mencapai Rp 1 miliar untuk kebutuhan program selama satu tahun.

Penandatangan nota kesepahaman kerjasama program kesehatan dan makanan untum pengungsi dilakukan oleh Ketua Umum Yayasan Amil Zakat Bangun Sejahtera Mitra Umat Suhendar dan Kepala Perwakilan UNHCR Indonesia Ann Maymann, disaksikan Direktur Sales and Distribution Bank Syariah Indonesia, Anton Sukarna di Jakarta, Senin (1/3/2021).

Baca juga: Reses, GKR Hemas Terima Keluhan Kawanan Kera Turun dari Merapi

Direktur Sales and Distribution Bank Syariah Indonesia Anton Sukarna mengatakan, dukungan program kemanusiaan ini merupakan salah satu komitmen BSI untuk memberikan kemaslahatan yang luas bagi masyarakat.

“BSI memiliki komitmen untuk menyejahterakan ummat dan memberikan kebaikan bagi seluruh lapisan dan golongan masyarakat.

Sinergi dengan lembaga zakat dan organisasi nirlaba seperti UNHCR ini merupakan salah satu wujud dari komitmen kami tersebut. Mudah-mudahan, langkah ini dapat membantu pengungsi di seluruh Indonesia,” kata Anton Sukarna.

Baca juga: Mengulik Karakter Makeup 3 Pemeran Wanita di Serial Drama Penthouse Season 2

Saat ini, dunia mengalami krisis pengungsi terburuk sepanjang sejarah dengan 79,5 juta orang mengungsi secara paksa. Dari jumlah tersebut, 60 persen diantaranya  berasal dari negara-negara Islam (OIC countries) dan memenuhi persyaratan untuk menerima dana zakat dan shadaqah.

Atas dasar itu, sejak 2013 UNHCR telah mengembangkan Refugee Zakat Fund, sebuah model pemberdayaan dan penghimpunan dana bantuan kepada Pengungsi (Muslim) berbasis dana zakat (dan sedekah) dan telah dipercaya banyak lembaga filantropi Islam sebagai mitra strategis pendistribusian dana zakat dan sedekah untuk Pengungsi.

Kepala Perwakilan UNHCR Indonesia, Ann Maymann mengatakan, pandemi Covid-19 kemungkinan masih menjadi tantangan dan banyak pengungsi yang rentan terdampak pandemi di tahun ini.

UNHCR berharap kondisinya akan membaik dengan adanya vaksin.

Baca juga: Nekat, Peretas Asal Cina Coba-coba Meretas Situs Perusahaan Vaksin Milik India

“Kami sangat senang dapat memulai perjalanan baru yang strategis ini bersama Bank Syariah Indonesia dan Lembaga Amil Zakat Bangun Sejahtera Mitra Umat. 

Kami berharap melalui kolaborasi ini, solusi yang lebih komprehensif dapat ditemukan sebagai bagian dari tujuan kami untuk memperkuat perlindungan dan harapan baru bagi para pengungsi,” ujar Ann Maymann.

Dalam kurun 3 tahun terakhir, zakat yang berhasil dikumpulkan Lembaga Amil Zakat Bangun Sejahtera Mitra Umat mencapai rata-rata Rp40 miliar lebih per tahun yang dibagi dalam berbagai program diantaranya sosial ekonomi, kesehatan, kemanusiaan dan ziswaf.

Ikuti kami di
Penulis: Choirul Arifin
Editor: Eko Sutriyanto
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas