Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Praktisi PR Berbagi Pengalaman dan Kepiawaian Saat Perusahaan Menghadapi Situasi Krisis

Organisasi perusahaan harus memiliki strategi komunikasi internal yang jelas dalam menguraikan saluran yang digunakan untuk apa dan kapan

Praktisi PR Berbagi Pengalaman dan Kepiawaian Saat Perusahaan Menghadapi Situasi Krisis
dok. MIX
webinar bertajuk 'PR Is King, Internal Communications is Princess yang diselenggarakan MIX Marketing & Communications, Rabu (3/3/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Choirul Arifin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Para praktisi public relations (PR) perusahaan banyak menemui pengalaman suka duka dalam mengawal citra perusahaan, terutama saat perusahaan sedang menghadapi situasi krisis yang membutuhkan penanganan yang tepat.

Seperti dituturkan Head of Corporate Public Relations at PT Indofood Sukses Makmur Tbk (ISM) Nurulita Novi Arlaida.

Selama bekerja di ISM, dirinya menghadapi tantangan komunikasi di internal perusahaan, terkait interaksi karyawan di masa pandemi.

"Kita menghadapi pembatasan pertemuan dalam situasi PSBB, hambatan teknologi, mesti menjangkau dan melibatkan karyawan di mana pun lokasi mereka, dan mengatur jadwal bekerja di kantor dan rumah," ujar Novi Arlaida di acara webinar bertajuk 'PR Is King, Internal Communications is Princess yang diselenggarakan MIX Marketing & Communications, Rabu (3/3/2021).

Novi berpendapat, organisasi perusahaan harus memiliki strategi komunikasi internal yang jelas dalam menguraikan saluran yang digunakan untuk apa dan kapan.

Baca juga: Presiden: Target Vaksinasi Hingga Juni 40 Juta Orang

Dengan menciptakan komunikasi internal yang baik, karyawan akan merasa selalu terhubung dan mendapatkan informasi untuk mendukung tercapainya tujuan, nilai, pedoman yang sedang dijalankan perusahaan.

Dia menambahkan, dengan komunikasi internal yang baik, karyawan akan merasa mendapatkan pengakuan, lebih termotivasi dan memiliki rasa percaya atau trust yang lebih kuat ke perusahaan.

Lain halnya pengalaman yang dikemukakanDirektur Komunikasi Perusahaan Danone Indonesia Arif Mujahidin.

Dia mengaku pernah menghadapi situasi krisis ketika pabrik produksi air mineral Aqua milik Danone di Sukabumi, Jawa Barat, mengalami kebanjiran.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Choirul Arifin
Editor: Eko Sutriyanto
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas