Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Bisnis
LIVE ●

Industri Asuransi Bayar Klaim Pasien Covid-19 Rp 661 Miliar

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mengatakan total klaim terkait Covid-19 hingga Oktober 2020 senilai Rp 661 miliar.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Industri Asuransi Bayar Klaim Pasien Covid-19 Rp 661 Miliar
Surya/Ahmad Zaimul Haq
Pendonor menjalani donor plasma konvalesen di Unit Tranfusi Darah Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya, Jawa Timur, Selasa (16/2/2021). Kebutuhan plasma konvalesen meningkat hingga 200 kantong per hari, oleh karenanya diharapkan penyintas Covid-19 bersedia mendonorkan plasmanya untuk membantu penanganan pasien Covid-19 yang masih dirawat. Surya/Ahmad Zaimul Haq 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bambang Ismoyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mengatakan total klaim terkait Covid-19 hingga Oktober 2020 senilai Rp 661 miliar.

Ketua Bidang Operasional dan Perlindungan Konsumen AAJI, Freddy Thamrin mengatakan, klaim tersebut telah dibayarkan kepada 9.128 pemegang polis,

"Total klaim Covid-19 yang kita bayarkan kepada nasabah mencapai Rp 661 miliar. Dan dibayarkan kepada 9.128 pemegang polis," jelas Freddy Thamrin dalam paparannya secara daring, Selasa (9/3/2021).

Bila dirinci, jumlah yang menggunakan produk Asuransi Jiwa Kredit sebanyak 554 polis, dengan total klaim Rp 86,2 miliar.

Sementara itu, jumlah yang menggunakan produk Life & Health Insurance sebanyak 8.574 polis, dengan total klaim Rp 575,2 miliar.

Baca juga: Equity Life Tawarkan Asuransi Cicilan Multiguna ke Pelanggan Home Credit

Dia menjelaskan, pemerintah memang menyatakan Covid-19 sebagai pandemi, dan menanggung beban biaya rumah sakit.

Baca juga: Bank Mandiri Perkuat Kolaborasi dengan Asuransi dan Dana Pensiun

Rekomendasi Untuk Anda

Namun, terdapat juga beberapa masyarakat yang menanggung beban biaya fasilitas kesehatan menggunakan dana pribadi ataupun dengan asuransi.

"Jadi walaupun pemerintah menyatakan Covid-19 merupakan pandemi dan beban biaya rumah sakit ditanggung pemerintah, tapi tetap ada porsi dari Asuransi jiwa kepada nasabah-nasabahnya," ujar Freddy.

"Mungkin tidak diklaimkan ke pemerintah, tapi merupakan tanggungan dari klaim asuransi jiwa banyaknya 9.128," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas