Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Uang Nasabah di Rekening Hilang, Ini yang Dilakukan Pihak Bank

Nasabah salah satu bank di Cianjur, Jawa Barat mengaku kehilangan uang dalam tabungannya, pihak Bank pusat telah memberikan pernyataan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sanusi
zoom-in Uang Nasabah di Rekening Hilang, Ini yang Dilakukan Pihak Bank
KONTAN/Carolus Agus Waluyo
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews, Bambang Ismoyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nasabah salah satu bank di Cianjur, Jawa Barat mengaku kehilangan uang dalam tabungannya, pihak Bank pusat telah memberikan pernyataan.

Diketahui sebelumnya, sejumlah nasabah Bank pelat merah di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, diduga telah menjadi korban kejahatan skimming atau duplikat kartu.

Baca juga: Subsidi Bunga KPR Melalui BTN Cair, Cek Segera Rekeningmu atau Kunjungi jendelaumkm.id

Saat dikonfirmasi Tribunnews, Bank pelat merah tersebut mengatakan, pihaknya telah menerima dan menindaklanjuti pengaduan nasabah. Dan saat ini tengah melakukan investigasi.

Bila nantinya benar-benar ditemukan tindak kejahatan dan merugikan nasabah, Bank tersebut berjanji siap bertanggung jawab sepenuhnya, termasuk ganti rugi.

"BRI telah menerima dan menindaklanjuti pengaduan nasabah dan saat ini tengah melakukan investigasi bersama pihak-pihak terkait," jelas Corporate Secretary BRI, Aestika Oryza Gunarto kepada Tribunnews, Rabu (7/4/2021).

"Apabila setelah dilakukan investigasi terbukti merupakan tindak kejahatan skimming, BRI bertanggungjawab menyelesaikan hal tersebut," lanjutnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebelumnya, seperti dilansir Kompas.com, Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Cianjur AKP Anton mengatakan telah berkoordinasi dengan pihak manajemen BRI untuk mengungkap kejadian tersebut.

“Informasi sementara jumlah nasabah yang menjadi korban ada 30 orang lebih. Kalau jumlah uang yang hilang masih dihitung,” kata Anton di Mapolres Cianjur, Selasa (6/4/2021).

Pihaknya menengarai puluhan nasabah tersebut telah menjadi korban kejahatan skimming.

Kendati demikian, menurut dia, perlu pendekatan secara elektronik untuk membuktikan dugaan kasus tersebut.

“Saat ini kita terus koordinasi dengan pimpinan bank, termasuk dengan ahli IT mereka. Di sini, kita sama-sama menginvestigasi apa yang terjadi sebenarnya,” ucap Anton.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas