Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Uang Nasabah di Rekening Hilang, Ini yang Dilakukan Pihak Bank

Nasabah salah satu bank di Cianjur, Jawa Barat mengaku kehilangan uang dalam tabungannya, pihak Bank pusat telah memberikan pernyataan

Uang Nasabah di Rekening Hilang, Ini yang Dilakukan Pihak Bank
KONTAN/Carolus Agus Waluyo
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews, Bambang Ismoyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nasabah salah satu bank di Cianjur, Jawa Barat mengaku kehilangan uang dalam tabungannya, pihak Bank pusat telah memberikan pernyataan.

Diketahui sebelumnya, sejumlah nasabah Bank pelat merah di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, diduga telah menjadi korban kejahatan skimming atau duplikat kartu.

Baca juga: Subsidi Bunga KPR Melalui BTN Cair, Cek Segera Rekeningmu atau Kunjungi jendelaumkm.id

Saat dikonfirmasi Tribunnews, Bank pelat merah tersebut mengatakan, pihaknya telah menerima dan menindaklanjuti pengaduan nasabah. Dan saat ini tengah melakukan investigasi.

Bila nantinya benar-benar ditemukan tindak kejahatan dan merugikan nasabah, Bank tersebut berjanji siap bertanggung jawab sepenuhnya, termasuk ganti rugi.

"BRI telah menerima dan menindaklanjuti pengaduan nasabah dan saat ini tengah melakukan investigasi bersama pihak-pihak terkait," jelas Corporate Secretary BRI, Aestika Oryza Gunarto kepada Tribunnews, Rabu (7/4/2021).

"Apabila setelah dilakukan investigasi terbukti merupakan tindak kejahatan skimming, BRI bertanggungjawab menyelesaikan hal tersebut," lanjutnya.

Sebelumnya, seperti dilansir Kompas.com, Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Cianjur AKP Anton mengatakan telah berkoordinasi dengan pihak manajemen BRI untuk mengungkap kejadian tersebut.

“Informasi sementara jumlah nasabah yang menjadi korban ada 30 orang lebih. Kalau jumlah uang yang hilang masih dihitung,” kata Anton di Mapolres Cianjur, Selasa (6/4/2021).

Pihaknya menengarai puluhan nasabah tersebut telah menjadi korban kejahatan skimming.

Kendati demikian, menurut dia, perlu pendekatan secara elektronik untuk membuktikan dugaan kasus tersebut.

“Saat ini kita terus koordinasi dengan pimpinan bank, termasuk dengan ahli IT mereka. Di sini, kita sama-sama menginvestigasi apa yang terjadi sebenarnya,” ucap Anton.

Ikuti kami di
Editor: Sanusi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas