Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tanggapan Pertamina Terkait Kebakaran Gudang Non-aktif di Field Rantau Aceh

Kebakaran tersebut terjadi di satu unit gudang non-aktif, tempat penyimpanan plastik dan karton bekas.

Tanggapan Pertamina Terkait Kebakaran Gudang Non-aktif di Field Rantau Aceh
For Serambi Indonesia
Kondisi gudang non-aktif milik Pertamina EP Field Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang usai diamuk api, Kamis (15/4/2021). Dibutuhkan waktu 3,5 jam untuk memadamkan kobaran api. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Pertamina (Persero) menanggapi kebakaran yang terjadi di Gudang Field Rantau, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang.

Manajer Relation Pertamina Subholding Upstream Regional 1 Handri Ramdhani mengatakan tim PKD Field Rantau bergerak cepat saat terjadi kebakaran pukul 23.00 WIB Rabu (14/4/2021) 

Dia menjelaskan kebakaran tersebut terjadi di satu unit gudang non-aktif, tempat penyimpanan plastik dan karton bekas, dan lokasi jauh dari pemukiman warga.

"Alhamdulillah api berhasil dipadamkan sekitar pukul 02.30 WIB. Namun demikian, guna memastikan tidak muncul api lagi, personil masih berjaga - jaga disekitar  lokasi," jelas Handri kepada Tribunnews.

Handri menyatakan, penyebab kebakaran masih dalam penyidikan tim PKD.

Baca juga: Pertamina RU Dumai Kini Sanggup Produksi Pertamax, Upgrading Kilang Berjalan Baik

"Jumlah kerugian akibat kebakaran ini masih dilakukan pendataan, sementara ini kami fokus pemadaman dan pendinginan area gudang. Dan dapat kami pastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini", pungkas Handri.

Baca juga: Ombudsman Minta Pertamina Segera Selesaikan Investigasi Penyebab Kebakaran Kilang Balongan

Pertamina EP Field Rantau, merupakan salah satu lapangan yang masuk dalam area Regional 1 Pertamina Subholding Upstream. 

LR Pertamina Field Rantau Fandi Prabudi ketika dikonfirmasi mengatakan kebakaran terjadi di gudang sementara material sisa pengeboran.

Dia menyebut di dalam gudang itu hanya berisi benda berupa plastik dan karton. “Gudang sementara material yang terbakar,” kata Fandi kepada Serambi Aceh Kamis (15/4/2021).

Dia memastikan kebakaran ini tidak mengganggu kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi karena letak gudang tersebut jauh dari tangki.

“Jauh dari tangki, persisnya dekat sawit-sawit,” ujarnya. Fandi belum menjelaskan dugaan penyebab kebakaran itu.

Tapi dia memastikan kobaran api sudah berhasil dipadamkan oleh tim pemadam kebakaran Pertamina.

Dia menjelaskan saat ini tim pemadam tengah fokus melakukan pendinginan di areal gudang tersebut.

“Sudah padam, tinggal pendinginan karena di dalamnya banyak plastik,” jelasnya.

Ikuti kami di
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas