Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pemain Kripto Diminta Bersiap Jika Bandar Skala Besar Turunkan Harga

Bermain di jenis investasi yang benar-benar murni spekulasi layaknya kripto ini bisa tiba-tiba berbalik arah dari harga tertinggi.

Pemain Kripto Diminta Bersiap Jika Bandar Skala Besar Turunkan Harga
FOREX
Jika Anda berminat berinvestasi di Kripto Exchange, Anda bisa melihat situs resmi Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengamat pasar modal dari Universitas Indonesia Budi Frensidy meminta pemain instrumen cryptocurrency atau mata uang kripto untuk bersiap jika bandar skala besar menurunkan harga.

Budi menjelaskan, berinvestasi di kripto memiliki risiko tinggi meski imbal hasilnya juga tinggi dengan dasar hitungan yang tidak berwujud.

"Begitu nanti investor besar profit taking (ambil untung), siap-siap apa yang naik cepat maka turunnya drastis. Mau maunya bandar saja, kripto ini tidak berwujud," ujarnya saat dihubungi Tribunnews, belum lama ini.

Menurut dia, bermain di jenis investasi yang benar-benar murni spekulasi layaknya kripto ini bisa tiba-tiba berbalik arah dari harga tertinggi.

Baca juga: Perencana Keuangan: Investor Saham Pindah ke Kripto untuk Menutupi Kerugian

Adapun sebenarnya, Budi menjelaskan, fenomena kripto hampir mirip dengan booming-nya bunga tulip ratusan tahun lalu hingga batu akik di Indonesia.

"Seperti bunga tulip di abad 17 dan 18. Kemudian batu akik di Indonesia, saham internet di tahun 2000 awal, berulang terus dan harganya tidak wajar," katanya.

Di sisi lain, dia menambahkan, juga wajar saja profesi sales kripto ikut menjamur karena adanya peluang besar dari komisi setoran deposit awal maupun transaksi.

"Sales kripto sudah pasti makin banyak, dapat komisi berdasarkan sekian volume perdagangan. Kalaupun iklim kripto nanti kondusif bisa lewat Bappebti," ujarnya.

Ikuti kami di
Penulis: Yanuar Riezqi Yovanda
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas