Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Astra International Bagikan Dividen Rp 4,6 Triliun

Rapat menyetujui penggunaan laba bersih konsolidasian perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2020 sebesar Rp 16.164.022.612.110.

Astra International Bagikan Dividen Rp 4,6 Triliun
IST
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Astra International Tbk memutuskan membagikan dividen sebesar Rp 4,6 triliun atau setara dengan Rp 114 per lembar saham termasuk di dalamnya dividen interim Rp 27 per saham.

Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2021 (RUPST) yang digelar hari ini, Kamis (22/4/2021).

RUPST juga menyetujui perubahan anggaran dasar perseroan dan enyetujui dan menerima baik laporan tahunan untuk tahun buku 2020, termasuk mengesahkan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan, serta mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak untuk tahun buku 2020 yang telah diaudit.

Rapat menyetujui penggunaan laba bersih konsolidasian perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2020 sebesar Rp 16.164.022.612.110.

Dividen interim sebesar Rp 27 setiap saham telah dibayarkan pada tanggal 27 Oktober 2020, sehingga sisanya sebesar Rp 87 setiap saham atau seluruhnya berjumlah Rp 3.522.069.123.180.

Baca juga: Pyridam Farma Tbk Bukukan Kenaikan Laba 137 Persen

Sisa dividen tersebut akan dibayarkan pada 25 Mei 2021 kepada pemegang saham perseroan yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 4 Mei 2021 pukul 16:00 WIB.

Baca juga: Investor Disarankan Jauhi Dulu Saham-saham Emiten BUMN, Harganya Sudah Kemahalan

Sebesar Rp 11.548.897.554.150 dibukukan sebagai laba ditahan.

RUPST juga menerima pengunduran diri Bapak Mark Spencer Greenberg selaku komisaris perseroan dan enetapkan untuk seluruh anggota dewan komisaris perseroan, pemberian honorarium maksimum sejumlah Rp 1,6 miliar gross per bulan, yang dibayarkan sebanyak 13 kali dalam satu tahun, mulai berlaku terhitung sejak 1 Mei 2021 hingga penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2022.

Ikuti kami di
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas