Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penanganan Covid

Kepala BKF: Kinerja Ekonomi Triwulan I 2021 Jadi Indikasi Tren Pemulihan

Kewaspadaan dan langkah antisipatif harus tetap dijaga mengingat pandemi belum sepenuhnya usai. 

Kepala BKF: Kinerja Ekonomi Triwulan I 2021 Jadi Indikasi Tren Pemulihan
IST
Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Febrio Kacaribu. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu mengatakan kinerja ekonomi pada Triwulan I 2021 mengindikasikan tren pemulihan yang solid pasca pandemi Covid-19.

"Angka penambahan kasus positif Covid-19 harus dijaga terus menurun dan pelaksanaan program PEN terus diperkuat dan semakin terarah untuk mendukung dunia usaha dalam menciptakan lapangan pekerjaan," terang Febrio dalam keteranganya, Selasa (5/5/2021).

Menurut dia, kewaspadaan dan langkah antisipatif harus tetap dijaga mengingat pandemi belum sepenuhnya usai. 

Kasus yang terjadi di India yang mencatat rekor tertinggi hingga mencapai 400 ribu kasus per hari harus menjadi pelajaran berharga. 

Baca juga: BPS: Konsumsi Pemerintah Hanya Tumbuh 2,96 Persen di Triwulan I 2021

Upaya pembukaan aktivitas ekonomi perlu dilaksanakan secara lebih hati-hati dan memperhatikan disiplin terhadap protokol kesehatan.

Baca juga: Kebijakan Fiskal 2022 Dinilai Belum Mendukung Pemulihan Ekonomi Hijau

“Sejalan dengan itu, Pemerintah secara konsisten terus memperkuat langkah pemulihan ekonomi melalui faktor yang menjadi game changer melalui penanganan pandemi, dukungan kepada sektor riil, dan kebijakan reformasi struktural. Langkah penanganan di bidang kesehatan tetap menjadi prioritas utama untuk mengatasi sumber guncangan”, tambah Febrio. 

Hal ini mencakup program vaksinasi gratis bagi sekitar 181,5 juta orang yang diharapkan mampu mencapai herd immunity pada awal 2022. 

Febrio menekankan program PEN secara konsisten akan dapat mengakselerasi pemulihan ekonomi

Catatannya, hingga 30 April 2021, program PEN sudah terealisasi sebesar Rp155,63 T atau 22,3 persen dari pagu anggaran PEN 2021, mencakup program perlindungan sosial sebesar Rp49,07 T atau sekitar 32,7 persen dari pagu. 

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas