Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Sri Mulyani Ungkap Peran Perempuan Mencakup 53,7 Persen UMKM

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan, dalam ajaran agama Islam, perempuan mendapatkan tempat yang sangat mulia.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Yanuar R Yovanda
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Sri Mulyani Ungkap Peran Perempuan Mencakup 53,7 Persen UMKM
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan, dalam ajaran agama Islam, perempuan mendapatkan tempat yang sangat mulia.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, peranan perempuan menjadi sangat penting untuk melahirkan dan mengasuh generasi masa depan.

Sikap, ucapan, dan pendidikan perempuan akan sangat menentukan bagaimana kualitas lingkungan kehidupan dan kualitas kemanusiaan dari generasi yang akan datang.

Karena itu, mereka yang bekerja di usaha kecil menengah diberikan permodalan atau bantuan sosial produktif dan juga untuk memberikan subsidi agar beban pinjamannya menjadi lebih ringan.

Baca juga: Komnas Perempuan Minta Akses BKN Baca Langsung Daftar Pertanyaan Tes Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK

Dia mengungkapkan, 53,7 persen UMKM ini dimiliki perempuan, sehingga program pemerintah tujuannya juga untuk meringankan beban kaum hawa.

Selanjutnya, 97 persen karyawannya adalah perempuan juga dan ini berarti akan secara langsung tidak langsung akan memberikan manfaat kepada mereka.

Rekomendasi Untuk Anda

“Perempuan bisa membangun dan menciptakan perubahan peradaban baru dan jelas perempuan memiliki peran sebagai tulang punggung perekonomian keluarga juga. Lalu, dalam menciptakan daya tahan keuangan dan keluarga,” ujarnya dalam tausiyah kebangsaan dengan tema "Peran Perempuan dalam Mengisi dan Memajukan Bangsa di Tengah Wabah" secara daring, mengutip laman kemenkeu.go.id, Senin (10/5/2021).

Baca juga: UMKM Perlu Go Digital Agar Bisnisnya Adaptif di Masa Pandemi

Namun, lanjut Sri Mulyani, tantangan perempuan di masa pandemi Covid-19 bukanlah hal mudah karena ada masalah kesehatan yang dampaknya luar biasa ke masalah sosial.

Di mana kedua bidang tersebut 70 persen tenaga kerjanya adalah perempuan serta dampaknya pada sektor ekonomi terutama pada usaha kecil menengah yang mayoritas pelaku usahanya juga perempuan.

Baca juga: Pedagang UMKM Dapat Bantuan Rp 1,2 Juta, Cek Bantuan Melalui Banpresbpum.id atau Eform.bri.co.id

“Kemudian, Covid-19 ini menyebabkan orang harus ada di dalam rumah, sekali lagi di dalam suasana rumah kembali beban perempuan biasanya menjadi lebih besar. Jadi, ini memang sesuatu yang kemudian memberikan dimensi perempuan menghadapi akibat atau implikasi yang lebih berat,” pungkas Sri Mulyani.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas