Tribun Bisnis

Mudik Lebaran 2021

Menhub: Nyebrang dari Sumatera ke Jawa Wajib Tes Rapid Antigen

masyarakat yang melakukan penyeberangan dari Sumatera ke Jawa menggunakan angkutan penyeberangan wajib melakukan tes Rapid Antigen

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Sanusi
Menhub: Nyebrang dari Sumatera ke Jawa Wajib Tes Rapid Antigen
BKIP Kemenhub
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menekankan masyarakat yang melakukan penyeberangan dari Sumatera ke Jawa menggunakan angkutan penyeberangan wajib melakukan tes Rapid Antigen.

“Kami mohon kepada jajaran Pemprov Lampung dan Satgas Khusus Covid-19 Lampung yang diketuai Kapolda untuk terus melakukan pengawasan agar tidak ada yang lolos pemeriksaan,” ucap Menhub saat tinjauan langsung dengan Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo di Pelabuhan Bakauheni, Sabtu (22/5/2021).

Baca juga: Ada Random Rapid Tes Antigen, Jalan Tol Layang MBZ Arah Jakarta Ditutup

Menhub mengimbau agar masyarakat bisa melakukan tes secara mandiri dari kota asal agar tidak perlu mengantri melakukan tes di sejumlah titik pemeriksaan dan menghindari penumpukan penumpang di Pelabuhan Bakauheni.

Eks Direktur Utama Angkasa Pura II itu juga sempat mengunjungi titik pengecekan yang berada di Rest Area KM 87 B Tol Trans Sumatera Kayuagung-Bakauheni & di Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni.

Baca juga: Kemenhub Intensifkan Tes Covid-19 Acak di Terminal Bus Alang-Alang Lebar Palembang

Pemerintah telah membentuk Satgas Khusus Provinsi Lampung yang dikomandoi oleh Kapolda Lampung untuk memastikan masyarakat yang akan menyeberang sudah melakukan tes Rapid Antigen.

Tercatat, ada tujuh titik pengecekan Tes Rapid Antigen di Lampung dan Bakauheni yaitu di Pos Rest Area KM 172 B, Pos Rest Area KM 87 B, Pos Rest Area KM 20 B, Pos Pelabuhan Bandar Bakau, Pos Pelabuhan Bandar Bakau Jaya, Pos Simpang Hatta, dan Begadang IV.

"Saya sangat berterima kasih kepada Satgas khusus dan Pemda karena sudah melaksanakan kegiatan pengecekan kesehatan, karena ini wajib dilakukan di penyeberangan. Dari kalkulasi 400 ribu orang yang sudah menyeberang ke Sumatera, kira-kira baru sekitar 33 persen yang kembali. Untuk itu memang harus ada upaya yang lebih dari kita untuk memastikan mereka melakukan tes Rapid Antigen," tutur Menhub.

Sementara itu, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo menyampaikan, sampai dengan tanggal 22 Mei 2021, ada sebanyak 37.931 orang yang dilakukan tes rapid antigen di tujuh titik pengecekan tersebut.

Hasilnya ada sebanyak 338 orang dinyatakan positif dan langsung dibawa ke tempat isolasi yang telah disediakan oleh Satgas Khusus Provinsi Lampung.

"Selama melakukan pemeriksaan, kita sudah bisa menemukan 338 orang yang positif. Artinya apa? kalau 338 orang ini lolos masuk ke wilayah Pulau Jawa maka dampaknya akan mudah sekali memberikan penularan kepada warga lainnya. Jadi sekali lagi kami, memberikan apresiasi yang luar biasa kepada seluruh unsur Satgas baik dari Polri, TNI, Kemenhub, KKP, tenaga kesehatan, dan semuanya yang telah bekerja keras," jelas Doni.

Berdasarkan data PT ASDP Ferry Indonesia, pada tanggal 22 Mei 2021, dari total sekitar 420.000 orang yang menyeberang dari Merak ke Bakauheni mulai 22 April hingga 14 Mei 2021, jumlah orang yang kembali dari Sumatera baru sekitar 138.066 orang atau sekitar 33 persen.

Setelah masa peniadaan mudik berakhir, Pelabuhan Bakauheni sudah mengoperasikan secara penuh tujuh dermaga dengan jumlah kapal yang beroperasi per hari sebanyak 32 kapal.

Ikuti kami di
  Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas