Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Kunker ke Yogyakarta, Ketua OJK Bawa 'Oleh-oleh' Ini

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso menyatakan, setelah dari Solo, dirinya melanjutkan kunjungan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Kunker ke Yogyakarta, Ketua OJK Bawa 'Oleh-oleh' Ini
Yanuar Riezqi Yovanda/Tribunnews.com
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso menyatakan, setelah dari Solo, dirinya melanjutkan kunjungan kerja (kunker) ke Yogyakarta mulai kemarin. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso menyatakan, setelah dari Solo, dirinya melanjutkan kunjungan kerja (kunker) ke Yogyakarta mulai kemarin.

Kegiatan itu dilakukan untuk bertemu dengan sejumlah ekonom dan akademisi Yogyakarta guna membicarakan keadaan ekonomi Yogyakarta yang mulai bergerak pulih.

"Selain itu, mencari solusi konstruktif bersama untuk menemukan dan meningkatkan potensi ekonomi baru di daerah Yogyakarta yang mampu menjadi stimulus percepatan pemulihan ekonomi nasional," ujarnya, Minggu (6/6/2021).

Baca juga: Dari Dulu Sudah Kurus, Lesti Kejora Diminta Jangan Diet Jelang Nikah, Orangtua Cemaskan Kesehatannya

Baca juga: Kapitalisasi Pasar BEI Naik 3,68 Persen, Sentuh Rp 7.000 Triliun Lebih

Baca juga: Pria di Pesawaran Bacok Tetangga, Korban Kehilangan 4 Jari Tangan, Berawal Cekcok soal Air Selokan

Dia menjelaskan, di tengah pandemi Covid-19 yang hingga kini masih menjadi tantangan bersama, kondisi perekonomian global dan domestik menunjukkan tren pemulihan seiring dengan keyakinan keberhasilan program vaksinasi.

'Oleh-oleh' kabar baik ini tercermin dari kenaikan Purchasing Manufacturing Index (PMI) global ke zona ekspansi serta harga komoditas yang mulai kembali menguat lebih cepat.

"WTO juga merevisi proyeksi pertumbuhan perdagangan global 2021 menjadi 8 persen setelah mencatat penurunan 5,3 persen tahun lalu," pungkas Wimboh.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas