Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Adopsi Digital Hemat Penggunaan 14,7 Ton Kertas Setahun di Industri Pembiayaan

Proses bisnis berbasis digital diklaim bisa menghemat penggunaan kertas yang mencapai 14,7 juta ton atau senilai Rp7,2 miliar selama 2020. 

Adopsi Digital Hemat Penggunaan 14,7 Ton Kertas Setahun di Industri Pembiayaan
Tivix
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

 
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Industri pembiayaan PT Akulaku Finance Indonesia menjalankan proses bisnis berbasis digital untuk menghemat penggunaan kertas yang mencapai 14,7 juta ton atau senilai Rp7,2 miliar selama 2020. 

Efrinal Sinaga Presiden Direktur Akulaku Finance Indonesia mengatakan, digitalisasi pembiayaan merupakan bagian integral dari upaya perusahaan dalam menjalankan prinsip keberlanjutan, melek teknologi, dan mewujudkan inklusi keuangan.

"Sebagai perusahaan pembiayaan yang berbasis digital, perusahaan ingin memastikan keseluruhan proses bisnis dapat mendukung konsep keberlanjutan yang mengedepankan aspek Planet, People, Profit (3P),” kata Efrinal, Rabu (9/6/2021).

“Manfaat nyata dari pengadaptasian konsep 3P ini dalam sistem operasional perusahaan adalah dengan berkurangnya penggunaan kertas secara signifikan (paperless), dan secara otomatis juga menjadi lebih efisien bagi konsumen dan perusahaan,” lanjutnya.

 
Berbagai lembaran dokumen seperti formulir aplikasi pembiayaan, pesanan pembelian, berita acara serah terima barang (BAST), invoice, kontrak perjanjian pembiayaan, dokumen fidusia, surat kuasa, dokumen pendukung konsumen, slip bukti transaksi pembayaran, hingga lembar tanda pembayaran angsuran terkonversi secara digital di dalam platform dan database digital.

Baca juga: Salurkan Dana PEN Rp 10 Triliun, BTN Fokus Pembiayaan Perumahan

 Dia menggambarkan, setiap akuisisi satu nasabah Akulaku Finance setara dengan peniadaan penggunaan 24 lembar dokumen kertas. 

Baca juga: BCA dan Unionpay Tawarkan Kartu Kredit Tanpa Memasukan Nomor PIN

“Keberhasilan pengurangan penggunaan kertas tersebut merupakan salah satu inisiatif perusahaan di dalam mewujudkan prinsip keberlanjutan dalam konteks go green financing,” tuturnya

Prinsip keberlanjutan sebagai salah satu bagian penting dalam menjalankan operasi bisnisnya dengan terus mengedepankan pelayanan, kepatuhan (compliance) dan optimalisasi teknologi.

Ikuti kami di
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas