Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

YLKI: Tes Acak Antigen di Transportasi Publik Dapat Mendeteksi Masyarakat yang OTG

YLKI berharap, tes acak Covid-19 melalui metode rapid test antigen yang dilakukan pemerintah di moda transportasi umum terus dilakukan.

YLKI: Tes Acak Antigen di Transportasi Publik Dapat Mendeteksi Masyarakat yang OTG
TRIBUN JATENG/TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Petugas Dinas Kesehatan Kota Semarang melakukan tes swab antigen kepada sejumlah warga dan pegawai di Gedung DKK Kota Semarang, Senin (5/7/21). Pemerintah Kota Semarang terus berupaya menangani Covid-19 dengan berbagai upaya salah satunya mendeteksi Covid-19 dengan adanya tes swab antigen. (Tribun Jateng/Hermawan Handaka) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) berharap, tes acak Covid-19 melalui metode rapid test antigen yang dilakukan pemerintah di moda transportasi umum terus dilakukan.

Pengurus Harian YLKI Agus Suyatno menilai, langkah tes acak antigen ini tentunya sangat bermanfaat untuk mendeteksi masyarakat yang masuk kategori Orang Tanpa Gejala (OTG) positif Covid-19.

"Kami berharap, kebijakan itu tidak hanya berhenti setelah selesainya Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat saja," ucap Agus saat dihubungi Tribunnews, Rabu (7/7/2021).

Baca juga: Hari Ini 421 Calon Penumpang KRL Dites Antigen, 22 Orang Reaktif Covid-19

Menurutnya, dengan melakukan tes antigen secara acak ini tentu dapat membantu dalam melakukan tracing terhadap masyarakat yang masuk kategori OTG.

"Saat rasa, saat ini banyak masyarakat yang masuk kategori OTG namun tidak diketahui karena merasa dirinya sehat dan enggan melakukan tes antigen secara mandiri," ujar Agus.

Baca juga: Kemenhub Akan Melakukan Tes Acak Rapid Test Antigen di Terminal dan Stasiun Selama PPKM Darurat

Masyarakat melakukan tes antigen, lanjut Agus, ketika akan butuh saja seperti bepergian atau di tempat khusus yang mengharuskan melakukan tes antigen sebelum memasuki area tersebut.

"Kami juga berharap, tes antigen secara acara acak ini tidak hanya dilakukan di moda transportasi umum seperti Kereta Rel Listrik (KRL) saja, tetapi diperluas ke moda transportasi lain seperti Transjakarta dan sebagainya," ucap Agus.

Sebelumnya Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, selama masa PPKM Darurat akan dilakukan tes Covid-19 secara acak di simpul transportasi darat.

Ia menyebutkan, tes acak Covid-19 melalui metode rapid test antigen ini akan dilakukan di terminal bus, stasiun kereta api yang berada di wilayah aglomerasi.

Pelaksanaan random cek rapid test antigen ini, lanjut Budi, akan dilaksanakan oleh Kementerian Perhubungan dan bersinergi dengan pihak lain seperti TNI dan Polri serta pemerintah daerah.

"Random tes ini tentunya sebagai upaya dalam menekan laju penyebaran Covid-19 selama masa PPKM Darurat ini," kata Budi, Minggu (4/7/2021).

Selain itu Ia juga mengungkapkan, pelaksanaan random tes antigen ini diharapkan dapat dipatuhi oleh masyarakat untuk kepentingan bersama.

Penulis: Hari Darmawan
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas