Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Kemenhub Tegaskan Aturan Perjalanan Orang dalam Negeri Masih Mengikuti SE Satgas Covid-19 No 15

Kemenhub menegaskan, aturan perjalanan orang dalam negeri masih mengikuti aturan Surat Edaran Satgas Covid-19 No 15

Kemenhub Tegaskan Aturan Perjalanan Orang dalam Negeri Masih Mengikuti SE Satgas Covid-19 No 15
dok Angkasa Pura II
Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menegaskan, aturan perjalanan orang dalam negeri dengan moda transportasi darat, laut, udara dan kereta api masih mengikuti aturan Surat Edaran Satgas Covid-19 No 15 Tahun 2021.

Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati mengatakan, mulai 21-25 Juli 2021 aturan tentang perjalanan orang dalam negeri masih mengikuti ketentuan dari SE Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 15 Tahun 2021 terkait dengan pembatasan masyarakat selama libur Idul Adha yang mulai berlaku pada 17-25 Juli 2021.

Baca juga: PPKM Diperpanjang, Kemenhub: Aturan Perjalanan Orang dan Transportasi Umum Masih Sama

"Menindaklanjuti SE No 15 tersebut, kami dari Kemenhub mengeluarkan sejumlah SE di masing-masing moda transportasi," ucap Adita dalam keterangannya, Rabu (21/7/2021).

Baca juga: Selama Libur Hari Raya Idul Adha Kemenhub Batasi Seluruh Perjalanan ke Luar Daerah

Adita menjelaskan, sejumlah SE tersebut diantaranya:

• SE Nomor SE 51 Tahun 2021 Tentang Perubahan Kedua Atas Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor SE 43 Tahun 2021 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Darat Pada Masa Pandemi Covid-19.

• SE Nomor 52 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor SE 44 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Laut Pada Masa Pandemi Covid-19.

• SE Nomor SE 53 Tahun 2021 merupakan Perubahan Atas Surat Edaran Nomor SE 45 Tahun 2021 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Udara Pada Masa Pandemi Covid-19.

• SE Nomor 54 Tahun 2021 tentang Perubahan Kedua Atas Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor 42 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian Pada Masa Pandemi Covid-19.

"Keempat SE tersebut sudah mulai berlaku sejak 19 Juli 2021 hingga 25 Juli 2021 sebagai petunjuk pelaksanaan perjalanan menggunakan transportasi umum di semua moda" kata Adita.

Ia juga mengungkapkan, bahwa secara umum keempat SE tersebut mengatur syarat perjalanan baik antar kota maupun di kawasan aglomerasi.

"Kemudian untuk masyarakat yang bekerja di sektor esensial dan kritikal wajib membawa dan menunjukkan dokumen seperti Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) atau surat keterangan dari Pemda setempat," ucap Adita.

Selain itu, untuk perjalanan antar kota jarak jauh bagi pelaku perjalanan Jawa dan Bali di moda udara selain STRP juga wajib menunjukan sertifikat vaksin dosis pertama, dan hasil tes PCR 2x24 jam.

Untuk moda transportasi darat, laut, dan kereta api wajib menunjukkan sertifikat vaksin dosis pertama dan hasil test Covid-19 melalui metode PCR yang sampelnya diambil 2x24 jam dan rapid test antigen 1x24 jam.

Sementara itu, untuk pelaku perjalanan di luar Jawa dan Bali di semua moda transportasi, tidak diwajibkan untuk mengantongi sertifikat vaksinasi namun tetap harus melampirkan STRP, hasil keterangan negatif RC PCR Test 2x24 jam atau negatif rapid test antige 1x24 jam.

"Selanjutnya untuk para pelaku perjalanan usia dibawah 18 tahun akan ada pembatasan untuk sementara. Jadi kami mengimbau untuk anak di bawah usia tersebut untuk tidak melakukan perjalanan terlebih dahulu di masa PPKM Darurat ini," ujar Adita.

Penulis: Hari Darmawan
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas