Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Kemenperin Siapkan 500 Fasilitas Isolasi Mandiri di Beberapa Wilayah

Fasilitas ini dapat digunakan oleh pegawai di lingkungan Kemenperin, keluarga pegawai, maupun masyarakat sekitar.

Kemenperin Siapkan 500 Fasilitas Isolasi Mandiri di Beberapa Wilayah
ist
Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan saat ini Indonesia berada di era dimana digitalisasi terakselerasi dengan cepat, oleh karena itu pelaku industri harus mulai bertransformasi dengan mengadopsi teknologi. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Lita Febriani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Melonjaknya kasus positif Covid-19 mendorong Kementerian Perindustrian untuk menyediakan fasilitas isolasi mandiri (isoman) dengan kapasitas 500 pasien.

Kemenperin menetapkan BDI Jakarta, Wisma Industri Kemenperin di Puncak, Politeknik Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil (STTT) Bandung, BDI Yogyakarta dan BDI Surabaya sebagai tempat isolasi mandiri terpusat.

Nantinya fasilitas ini dapat digunakan oleh pegawai di lingkungan Kemenperin, keluarga pegawai, maupun masyarakat sekitar.

Masing-masing dari lokasi tersebut dapat menampung sekira 100 pasien untuk lokasi di Jakarta, Bogor 100 pasien, Bandung 100 pasien, Yogyakarta 100 pasien dan Surabaya 100 pasien.

Penyediaan fasilitas isolasi terpadu oleh berbagai kementerian/lembaga dimaksudkan untuk mengurangi tekanan terhadap rumah sakit yang saat ini cukup kewalahan akibat melonjaknya jumlah pasien Covid-19.

Hal ini sesuai dengan arahan dalam rapat koordinasi yang dilaksanakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada 14 Juli 2021.

Baca juga: Kebutuhan Oksigen Meningkat 5 Kali Lipat Sehari, Wamenkes Sebut Pemerintah akan Gandeng Kemenperin

"Dalam membantu penanganan Covid-19, setiap kementerian/lembaga diharapkan dapat menyediakan fasilitas isolasi mandiri terpusat dengan memanfaatkan gedung atau balai diklat yang dimiliki masing-masing kementerian/lembaga," tutur Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Sabtu (24/7/2021).

Masing-masing fasilitas isoman menampung sekitar 100 pasien Covid-19 dengan gejala ringan atau tanpa gejala, yang dilengkapi fasilitas kamar, kunjungan dokter dan perawat, serta pemberian obat-obatan sesuai kebutuhan pasien.

Fasilitas isoman tersebut juga akan dilengkapi dengan 300 konsentrator oksigen yang merupakan alat bantu pernafasan bagi pasien dengan gejala ringan dan sedang yang membutuhkan.

Selain itu, lokasinya juga cukup dekat dengan rumah sakit, sehingga jika ada pasien yang bergejala berat, dapat langsung dirujuk ke rumah sakit terdekat tersebut.

"Fasilitas isolasi terpadu juga berfungsi sebagai sarana penanganan pasien covid agar dapat ditangani sejak dini dengan baik sehingga mencegah terjadinya perburukan, jelasnya. Selain itu, fasilitas ini dapat pula membantu meringankan beban fasilitas kesehatan, Puskesmas dan rumah sakit rujukan dalam penanganan pasien positif Covid-19," ungkap Menperin.

Penulis: Lita Febriani
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas