Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Menteri Teten Ajak Milenial Berwirausaha Bantu Buka Lapangan Kerja

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengajak kalangan milenial menjadi wirausaha untuk bersama-sama bangkit dari pandemi Covid-19.

Menteri Teten Ajak Milenial Berwirausaha Bantu Buka Lapangan Kerja
ist
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengajak kalangan milenial menjadi wirausaha untuk bersama-sama bangkit dari pandemi Covid-19. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengajak kalangan milenial menjadi wirausaha untuk bersama-sama bangkit dari pandemi Covid-19.

Menurutnya, rasio kewirausahaan Indonesia masih rendah di 3,47 persen atau masih di bawah negara-negara ASEAN seperti Thailand (4,26 persen), Malaysia (4,74 persen), dan Singapura (8,76 persen).

"Kebutuhan lapangan kerja baru bagi masyarakat dan perbaikan kesejahteraan tetap krusial, di sinilah peran wirausaha dibutuhkan," tegas MenkopUKM Teten Masduki secara daring, di Jakarta, Kamis (29/7/2021).

Baca juga: Kemendag Genjot Ekspor Produk Organik UKM

Saat ini UMKM mendominasi terhadap postur pelaku usaha dengan menyumbang penyerapan tenaga kerja hingga 97 persen dan kontribusi terhadap PDB sebesar 61 persen.

Teten menegaskan, dalam RPJMN 2020-2024 target indikator rasio kewirausahaan nasional sebesar 3,9 persen pada 2024 dan pertumbuhan wirausaha sebesar 4 persen pada 2024.

"Saat ini, Rancangan Perpres Pengembangan Kewirausahaan Nasional (PKN) telah memasuki tahapan final, yaitu proses pengundangan. Rancangan PerPres PKN ini diharapkan mendorong akselerasi penciptaan wirausaha baru di Indonesia," kata Teten.

Baca juga: MenkopUKM Teten Masduki Kawal Anak Muda Menjadi Enterpreneur Baru

Ia menjelaskan, berwirausaha dapat menjadi pilihan strategis bagi para kaum milenial.

Selain tekad kemandirian yang tinggi, milenial juga sangat dinamis.

Menurutnya, laporan BPS menunjukkan populasi Indonesia terbesar adalah anak muda, masing-masing gen milenial dan gen z karakternya berbeda.

Baca juga: Menteri Teten: Pengembangan KUMKM Butuh Cara Luar Biasa dengan Manfaatkan Iptek

"Proyeksi di 2024, total Gen Milenial, Gen Z, dan Post Gen Z sebanyak 65 persen atau 174,79 juta orang. Jumlah tersebut dapat menjadi sasaran pembangunan kewirausahaan," ujarnya.

Dia menambahkan bahwa pemuda Indonesia memiliki hasrat besar menjadi pengusaha/wirausaha.

Bahkan berdasarkan Startup Ranking 2020, Indonesia menjadi salah satu negara dengan jumlah startup terbanyak (2.195 startup).

”Untuk mencapai target rasio kewirausahaan dibutuhkan dukungan seluruh stakeholder bersinergi, berkolaborasi, dan berbagi peran,” tuntas Teten.

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas