Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

ISYEF Farm Beri Manfaat Rp 150 Juta ke Peternak dan Masyarakat Desa Petir Gunung Kidul

Ketua Umum ISYEF Atras Mafazi menjelaskan menjelaskan ISYEF Farm merupakan hasil kerja sama ISYEF bersama peternak, dan pengurus masjid

ISYEF Farm Beri Manfaat Rp 150 Juta ke Peternak dan Masyarakat Desa Petir Gunung Kidul
ist
Indonesia Islamic Youth Economic Forum (ISYEF) menjalin kolaborasi dengan para pengurus Masjid Al-Mujahidin di Desa Petir, Gunung Kidul, Yogyakarta, melahirkan ISYEF Farm. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indonesia Islamic Youth Economic Forum (ISYEF) menjalin kolaborasi dengan para pengurus Masjid Al-Mujahidin di Desa Petir, Gunung Kidul, Yogyakarta, melahirkan ISYEF Farm.

Ketua Umum ISYEF Atras Mafazi menjelaskan menjelaskan ISYEF Farm merupakan hasil kerja sama ISYEF bersama peternak, dan pengurus masjid. Idul Adha 1442 yang terlaksana beberapa waktu lalu adalah gong dari ISYEF Farm.

Para pengurus ISYEF yang membantu pemasaran hewan ternak di Jakarta, berhasil memberikan angin segar bagi para peternak Desa Petir.

Baca juga: Kementerian BUMN Dukung Penyelenggaraan Program BRI Bangga Buatan Lokal

"Dari hasil penjualan hewan untuk kurban, para peternak dan masyarakat sekitar Desa Petir Kabupaten Gunungkidul mendapatkan manfaat hingga Rp 150 juta," ujar Atras dalam keterangannya, Rabu (4/8/2021).

Selain itu, lanjut Atras, ISYEF Farm dapat memberikan manfaat untuk pelayanan masjid dan pemugaran lingkungan sekitar. ISYEF Farm baru berjalan selama satu tahun.

Baca juga: Pembangkit Biogas Pasir Mandoge Perkuat Listrik Sumatera Utara

“Tidak hanya laba bagi para peternak, kegiatan ini memiliki dampak sosial, yakni pengurus masjid yang secara mandiri mampu mendapat biaya yang tidak sedikit untuk membangun dan memakmurkan masjid," tuturnya.

Pengurus masjid Al-Mujahidin sekaligus peternak, Warto yang Ikut dalam Program ISYEF Farm, mengaku mendapat hal positif.

Menurut Warto, 15 orang peternak sukses menjalankan perawatan 50 ekor hewan, dan memiliki pendapatan yang cukup.

"Seperti bapak Sumiran yang memperoleh pendapatan sebesar Rp 21 juta dan bapak Sairun sebesar Rp 18 juta," ujar Warto.

Tokoh masyarakat desa petir Gunung Kidul, Sumadi mengungkapkan, ISYEF Farm telah memberi kejutan dari sisi ekonomi untuk warga kami.

"Dua dusun yang sebelumnya tidak tersentuh, kini dapat merasakannya nikmatnya daging kurban," ucapnya.

Selain pemberdayaan lewat ISYEF Farm, pada momen Idul Adha lalu, ISYEF juga membagikan 4.000 paket daging kurban untuk masyarakat Indonesia di empat provinsi yakni Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat dan DI Yogyakarta khususnya di Kabupaten Gunungkidul.

Melihat manfaat nyata yang dari program ISYEF Farm, Koordinator ISYEF Farm, Riski Saputro mengajak lebih banyak partisipasi masyarakat, khususnya pemuda, untuk ikut serta maupun memikirkan inovasi untuk membangkitkan ekonomi masyarakat yang menjadikan masjid sebagai sentra kegiatan ekonomi.

“Pemuda punya lebih banyak tenaga dan daya dobrak. Kami yakin, jika makin banyak pemuda terlibat, efek dari kegiatan berbasis masjid akan semakin besar,” ungkapnya.

Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas