Tribun Bisnis

Pasar Modal Tetap Bertahan dari Pandemi, Ini Buktinya

OJK:pasar modal Indonesia masih tetap bertahan dari akibat dampak pandemi dengan menunjukkan kinerja stabil dan terus membaik.

Penulis: Yanuar Riezqi Yovanda
Editor: Sanusi
Pasar Modal Tetap Bertahan dari Pandemi, Ini Buktinya
ist
Ketua Dewan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan, pasar modal Indonesia masih tetap bertahan dari akibat dampak pandemi dengan menunjukkan kinerja stabil dan terus membaik.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga 9 Agustus 2021 tercatat menguat ke level 6.127,46 atau tumbuh 2,48 persen secara tahun berjalan dengan aliran dana asing tercatat masuk sebesar Rp 18,24 triliun.

Baca juga: Ketua OJK: Agar Perbankan dan Sektor Lain Tak Goyang, Proyek Infrastruktur Tak Boleh Berhenti

Penghimpunan dana melalui pasar modal hingga 3 Agustus 2021 juga tumbuh sebesar 99,36 persen secara tahunan atau sebesar Rp 117,94 triliun dari 27 emiten baru yang melakukan penawaran umum.

“Capaian ini hampir melampaui perolehan tahun 2020 yang sebesar Rp 118,7 triliun dan kami yakin dapat kembali mencapai level sebelum pandemi di akhir tahun 2021,” ujar Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dalam acara "Peringatan 44 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia", Selasa (10/8/2021).

Baca juga: OJK Belum Bisa Pastikan Perlu Berapa Tahun Lagi untuk Perpanjang Restrukturisasi Kredit

Sementara hingga saat ini terdapat 83 penawaran umum dalam proses senilai total Rp 52,56 triliun dengan 40 di antaranya akan dilakukan melalui mekanisme initial public offering (IPO).

"Ke depan, OJK akan terus berupaya meningkatkan basis supply antara lain dengan mengakomodir calon emiten dari new economy atau start-up yang diharapkan dapat turut meramaikan perdagangan saham di BEI," kata Wimboh.

Di sisi lain, terjadi peningkatan jumlah investor yang signifikan hingga per Juli 2021, jumlah single identification number (SID) tercatat sebanyak 5,82 juta.

"Meningkat 2 kali lipat sejak awal pandemi yang menunjukkan tingginya optimisme investor terhadap pasar modal Indonesia," pungkasnya.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas