Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Bisnis
LIVE ●

Tema Kebijakan Fisikal 2022: Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural

Pemerintah mengusung tema kebijakan fisikal 2022 yakni Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Tema Kebijakan Fisikal 2022: Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural
Setpres
Presiden Jokowi mengenakan baju kampret, busana adat suku Baduy Luar saat menyampaikan Pidato Kenegaraan di Sidang Tahunan MPR, Senin (18/8/2021) di gedung DPR/MPR Jakarta. 

Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail 

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Pemerintah mengusung tema kebijakan fisikal 2022 yakni Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural.

Tema kebijakan tersebut diambil karena Pandemi Covid-19 tak kunjung berakhir dan strategi pemerintah menjadikan APBN sebagai sentral untuk melindungi keselamatan  masyarakat dan sekaligus sebagai motor pengungkit pemulihan ekonomi dinilai berhasil.

Presiden Joko Widodo mengatakan sejak  awal pandemi, APBN digunakan sebagai perangkat kontra-siklus atau  countercyclical, mengatur keseimbangan rem dan gas, mengendalikan  penyebaran Covid-19, melindungi masyarakat rentan, dan sekaligus mendorong kelangsungan dunia usaha.

"Dengan berpijak pada strategi tersebut, Pemerintah mengusung  tema  kebijakan  fiskal  tahun 2022, yaitu Pemulihan Ekonomi dan Reformasi  Struktural," kata Jokowi dalam Pidato APBN Tahun 2022 Beserta Nota Keuangan di Rapat Paripurna DPR RI, Senin, (16/8/2021).

Baca juga: Jokowi: Pandemi Belum Usai Ketidakpastian 2022 Sangat Tinggi

Dengan tema tersebut maka pemulihan  sosial-ekonomi akan terus dimantapkan sebagai penguatan fondasi untuk mendukung pelaksanaan reformasi struktural secara lebih optimal. 

Baca juga: Jokowi Akui Kemandirian Obat Masih Lemah Selama Pandemi Covid-19

"Reformasi struktural merupakan hal yang sangat fundamental  untuk pemulihan  dan akselerasi pertumbuhan  ekonomi  pascapandemi  karena  Indonesia bukan hanya harus tumbuh, tapi  tumbuh  dengan cepat dan  berkelanjutan," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Karena itu, produktivitas harus ditingkatkan. Produktivitas  akan bisa meningkat bila kualitas SDM juga membaik diperkuat oleh konektivitas yang  semakin merata,  pembangunan infrastruktur yang dipercepat, termasuk  infrastruktur  digital,  energi,  dan  pangan.

"Untuk mendorong industrialisasi, serta dukungan ekosistem hukum dan birokrasi yang kondusif bagi dunia usaha," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas