Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Saat Pandemi, Properti Hunian Kelas Menengah Atas di Bali Masih Jadi Incaran

Properti hunian untuk segmen menengah atas di kawasan pariwisata, seperti Bali masih menjadi incaran konsumen lokal maupun luar daerah.

Saat Pandemi, Properti Hunian Kelas Menengah Atas di Bali Masih Jadi Incaran
ist
Greenwoods Group melalui PT Baruna Realty menggandeng PT Bali Sakanti Adya mengembangkan proyek hunian berkonsep resort di kawasan Kedewatan Ubud, Gianyar, Bali, yaitu Damara Village Ubud Alaya Collection. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Properti hunian untuk segmen menengah atas di kawasan pariwisata, seperti Bali masih menjadi incaran konsumen lokal maupun luar daerah.

Hal ini, mendorong Greenwoods Group melalui PT Baruna Realty menggandeng PT Bali Sakanti Adya mengembangkan proyek hunian berkonsep resort di kawasan Kedewatan Ubud, Gianyar, Bali, yaitu Damara Village Ubud Alaya Collection.

Baca juga: Prediksi AREBI: Harga Properti akan Membumbung Tinggi Pasca Pandemi

PT Bali Sakanti Adya merupakan perusahaan asing asal Autralia yang berafiliasi dengan Alaya Group.

CEO Greenwoods Group, Okie Imanto mengatakan, pandemi Covid-19 tidak menyurutkan minat masyarakat untuk memiliki properti di Bali, dan banyak yang memesan hunian di atas Rp2 miliar per unit.

“Karenanya, kami menandatangani perjanjian kerja sama dengan PT Bali Sakanti Adya untuk mengembangkan Damara Village Ubud Alaya Collection, sekaligus sebagai upaya mendorong masuknya investasi asing ke pasar properti Bali," kata Okie, Rabu (18/8/2021).

Baca juga: Karena Pandemi, Pameran Properti Masih Digelar Virtual

Okie menjelaskan, dipilihnya PT Bali Sakanti Adya sebagai partner bisnis karena banyak warga Australia yang ingin memiliki rumah kedua di Bali.

"Kerja sama ini bersifat joint operations yang akan berlaku selama proyek pengembangan Damara Village Ubud Alaya Collection berlangsung. Namun seiring dengan waktu berjalan, tidak menutup kemungkinan kerja sama ini akan berlanjut untuk proyek kami berikutnya,” paparnya.

Pada kesempatan yang sama, CEO Alaya Group, Jimmy Gunawan mengatakan, kerja sama ini diharapkan bisa berjalan lancar, sehingga kehadiran Damara Village Ubud Alaya Collection menambah kecantikan, dan daya tarik Bali sebagai daerah wisata tersohor di dunia.

"Damara Village Ubud Alaya Collection diharapkan bisa menjadi hunian yang nyaman serta menguntungkan bagi kebutuhan investasi jangka panjang,” kata Jimmy.

Editor: Sanusi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas