Tribun Bisnis

Gokil, BNI Guyur Kontingen Bulu Tangkis Rp 6,4 Miliar

Apresiasi tersebut disampaikan dalam acara Malam Penganugerahan Atlet dan Official Bulu Tangkis yang dilaksanakan di Cipayung, Jakarta, Rabu (18/8/21)

Editor: Content Writer
Gokil, BNI Guyur Kontingen Bulu Tangkis Rp 6,4 Miliar
Istimewa
Menteri BUMN RI Erick Thohir (kedua kanan) menyaksikan penyerahan apresiasi secara simbolis bagi Tim Bulu Tangkis Indonesia sebesar Rp 6,4 Miliar, Jakarta, Minggu (15 Agustus 2021). Penyerahan dilakukan oleh Direktur Utama BNI Royke Tumilaar (kanan) kepada Ketua Umum PBSI Agung Firman Sampurna (tengah) serta Peraih Emas Olimpiade Tokyo 2020 Greysia Polii (kedua kiri) dan Apriyani Rahayu (kiri). 

TRIBUNNEWS.COM - Ungkapan terima kasih atas perjuangan para atlet pada ajang kompetisi olahraga multi-event tertinggi sedunia, Olimpiade Tokyo 2020 kini terus mengalir. Begitu pula dengan apresiasi yang diberikan berbagai pihak, kini terus berdatangan.

Kali ini, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI merealisasikan pemberian apresiasi terhadap para atlet bulu tangkis peraih medali Olimpiade Tokyo 2020 beserta para official pendukungnya, termasuk pasangan ganda putri peraih Medali Emas Olimpiade Tokyo 2020 Greysia Polii dan Apriyani Rahayu, serta peraih Medali Perunggu Anthony Sinisuka Ginting.

Apresiasi tersebut disampaikan dalam acara Malam Penganugerahan Atlet dan Official Bulu Tangkis yang dilaksanakan di Cipayung, Jakarta, Rabu (18/8/21). Hadir pada kesempatan tersebut Menteri BUMN RI Erick Thohir, Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) Agung Firman Sampurna, Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati, Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto, serta seluruh atlet kontingen Olimpiade Tokyo 2020 dari cabang bulu tangkis.

Erick Thohir menuturkan latar belakang dirinya memilih BNI untuk menjadi pendukung utama PBSI dan perbulutangkisan nasional, yaitu karena BNI dan bulu tangkis memiliki kesamaan. Bulu tangkis selalu konsisten membawa nama harum Indonesia di luar negeri, begitu juga BNI.

“BNI yang sekarang bertransformasi menjadi Bank Internasional, di mana tak hanya membantu dalam hal ekspor, melainkan juga membangun footprint (jaringan) di luar negeri bisa memudahkan PBSI dalam hal akses,” ujarnya.

Menurut Erick, bulu tangkis patut diperjuangkan, baik dalam pembinaan, peningkatan prestasi, maupun regenerasi atletnya, karena cabang olah raga ini mampu menarik perhatian dunia ke Indonesia. Salah satu buktinya adalah di saat kemenangan Greysia Polii dan Apriyani Rahayu, akun resmi Instagram Olympic mem-posting sampai empat kali.

“Itu menunjukkan tidak hanya menjadi ikon buat Indonesia, namun juga menunjukkan bahwa cerita underdog buat dunia olahraga juga jadi sesuatu yang luar biasa. Kemenangan mereka menjadi momen luar biasa buat bangsa kita,” ujarnya.

Erick menambahkan bahwa bulu tangkis Indonesia juga beruntung memiliki seorang Ketua Umum PP PBSI yang mau turun ke bawah. “Saya bersyukur di dunia olahraga dapat Ketua Umum yang mau turun, karena kadang-kadang banyak yang mau jadi Ketum tetapi hanya sekadar jabatan. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran PBSI yang membawa bulu tangkis menjadi tambang perolehan medali untuk Indonesia sejak tahun 1992 sampai dengan hari ini,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Agung Firman Sampurna mengatakan, keberhasilan bulu tangkis RI tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak ter¬utama dukungan finansial sponsor utama yaitu BNI. Dukungan ini penting dalam mencetak berbagai prestasi internasional.

Kolaborasi yang lebih baik terus diperkuat PBSI dari para sponsor tersebut, salah satunya dengan membuka pola dukungan yang tidak didasarkan charity atau amal, melainkan pola yang menguntungkan semua pihak.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas