Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Polemik Seleksi Anggota BPK, Sosok Kontroversi Ini Mengaku Siap Ambil Risiko

Posisi Harry sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) saat ini menimbulkan dugaan tidak memenuhi syarat pencalonan sebagai Anggota BPK. 

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Yanuar R Yovanda
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Polemik Seleksi Anggota BPK, Sosok Kontroversi Ini Mengaku Siap Ambil Risiko
Tribunnews.com/Reza Deni
Uji Kepatutan dan Kelayakan Calon Anggota Badan Pemeriksa Keuangan RI di Komite IV DPD RI kembali digelar hari ini, Rabu (11/8/2021). Dua nama yang menjadi sorotan publik karena tidak memenuhi syarat adalah Nyoman Adhi Suryadnyana dan Harry Z Soeratin. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Polemik seleksi calon Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) kini menyasar anak buah Menteri Keuangan Sri Mulyani yakni Harry Z Soeratin

Sri Mulyani melantik Harry sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) pada Juli 2020. 

Posisi Harry sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) saat ini menimbulkan dugaan tidak memenuhi syarat pencalonan sebagai Anggota BPK

Harry merespons dugaan itu dalam gelaran uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test di Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). 

"Saya terus terang hukum bisa berbagai persepsi, tapi saya percaya ini juga ada aspek politik. Kami serahkan kepada yang punya hajatan di dalam ini adalah Bapak Ibu sekalian Komisi XI," ujarnya, Kamis (9/9/2021). 

Baca juga: Soal Seleksi Calon Anggota BPK, MAKI: DPR Harusnya Tak Jadikan Nyoman dan Harry Seperti Tersandera

Menurut dia, jika dalam fit and proper test kali ini membahas polemik tersebut, maka diyakini pembicaraan akan menjadi berlarut-larut. 

Baca juga: Seleksi Anggota BPK Dinilai Langgar Konstitusi, DPR Diminta Tak Permisif

Rekomendasi Untuk Anda

"Beberapa hal terkait dengan hal ini semua sebenarnya bisa dielaborasi lebih dalam, lebih luas Lagi, makin tidak selesai Bapak Ibu sekalian. Artinya kami siap untuk segala konsekuensi (akibat) yang ada," pungkas Harry.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas