Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Asita: Optimalkan Pemasaran Digital agar Industri Pariwisata Bisa Bangkit

Karena saat ini paket wisata tidak lagi dicari di brosur atau pamflet. Semua paket wisata sudah bisa ditemukan di internet.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Asita: Optimalkan Pemasaran Digital agar Industri Pariwisata Bisa Bangkit
Tribunnews/Irwan Rismawan
Kapal motor melintas di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Minggu (28/3/2021). Pulau Padar merupakan pulau yang masuk dalam kawasan Taman Nasional Komodo dan menjadi objek wisata yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan di Labuan Bajo. Tribunnews/Irwan Rismawan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Bidang SDM dan Litbang DPP Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Masrura mengatakan penurunan level PPKM di sejumlah wilayah menjadi momentum industri pariwisata kembali bangkit.

Menurutnya, pelaku usaha harus mengubah strategi untuk berjualan dengan masuk ke pasar digital.
Ia menegaskan strategi promosi pariwisata mau tidak mau harus sepenuhnya beralih ke digital

Karena saat ini paket wisata tidak lagi dicari di brosur atau pamflet. Semua paket wisata sudah bisa ditemukan di internet.

"Salah satunya kita harus masuk ke ekosistem. Dengan masuk ke ekosistem kita hanya di satu tempat, tempat itu yang akan mempromosikan,” ujar Masrura dalam diskusi daring Tips dan Trik Jualan Online, Kamis (16/9/2021).

Baca juga: Berawal dari Passion Fotografi, Arif Naen Sukses Majukan Bisnis Pariwisata di Natuna

Asita juga membuat ekosistem khusus pariwisata sebagai salah satu upaya menjangkau pasar yang lebih luas di dunia digital

Sehingga memudahkan bagi pelaku usaha untuk kembali mempromosikan jasanya.

Rekomendasi Untuk Anda

“Berjualan lewat online kuncinya adalah komitmen dan kepercayaan. Kita harus mendeskripsikan sedetail mungkin apa yang ditawarkan. Sehingga pembeli akan percaya dan kembali lagi membeli produk kita,” jelas Masrura.

CEO WASD Labs Ahyar Muawwal menyatakan, bagi pemula yang mau berbisnis di internet, harus menentukan segmentasi produk. 

Selain itu, kualitas produk yang dijual di market place  juga harus menjadi perhatian.

"Kira-kira kalau saya jual produk A, dibutuhkan gak sama orang orang seperti apa. Segmentasinya harus dilihat, umurnya dari berapa hingga berapa. Sehingga targetnya bisa dicapai dengan cepat,” ujar Ahyar.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas