Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Ini yang Harus Dipenuhi agar Pelabelan Kemasan Produk Makanan dan Minuman Bisa Dilakukan

Selama BPOM tidak menyelesaikan dulu masalah infrastruktur laboratoriumnya yang lengkap di Indonesia, peraturan pelabelan yang dibuat itu akan percuma

Ini yang Harus Dipenuhi agar Pelabelan Kemasan Produk Makanan dan Minuman Bisa Dilakukan
QUIET-ENVIRONMENTALIST
Badan Pengawas Obat dan Makanan mewacanakan akan melakukan pelabelan semua kemasan makanan dan minuman yang beredar di pasaran dengan mencantumkan keterangan lolos batas uji aman zat aditif tertentu 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wacana Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk melakukan pelabelan semua kemasan makanan dan minuman yang beredar di pasaran dengan mencantumkan keterangan lolos batas uji aman zat aditif tertentu.

Ketua Federasi Pengemasan Indonesia (IPF) Henky Wibawa mengatakan, bila hal itu dilakukan bisa mematikan industri pangan yang ada di Indonesia.

"Kalau sampai dipaksakan BPOM harus diprotes karena nggak jualan jadinya, mati semua kita punya produk.

Jelas akan mematikan industri.

Belum lagi konsumen yang akan kesulitan untuk mencari makanan dan minuman karena nggak ada yang menjual produknya,” ujar Henky dalam keterangannya, Senin (20/9/2021).

Henky tidak mempermasalahkan BPOM untuk membuat peraturan pelabelan kemasan pangan asal infrastruktur sudah siap.

“Yang menjadi pertanyaan adalah, apakah BPOM nanti bisa menyediakan akreditasi di laboratorium yang cukup di Indonesia.

Itu persoalannya,” kata Henky.  

Baca juga: BPOM Wacanakan Semua Kemasan Makanan dan Minuman Diberi Label

Hampir seluruh kemasan pangan menggunakan pelapis plastik dari berbagai jenis.

Bahkan penelitian di Amerika Serikat tahun 2016 menunjukkan 70 persen kemasan makanan minuman kaleng menggunakan pelapis berbahan Polikarbonat (PC).

Halaman
123
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas