Tribun Bisnis

Hingga Pertengahan Tahun Perusahaan Fintech Dalam Negeri Ini Salurkan Pinjaman Rp 2 Triliun Lebih

Sebanyak 70% kredit yang disalurkan dialokasikan untuk peningkatan kualitas hidup seperti modal usaha, biaya kesehatan, renovasi rumah dan pendidikan

Editor: Eko Sutriyanto
Hingga Pertengahan Tahun Perusahaan Fintech Dalam Negeri Ini Salurkan Pinjaman Rp 2 Triliun Lebih
Istimewa
CEO & Co-founder JULO Adrianus Hitijahubessy 

 "JULO ingin merangkul seluruh kalangan masyarakat yang ingin berkembang dengan penggunaan bijak digital," ujar Adrianus .

Peluncuran kredit digital JULO diperkuat melalui kampanye Hidupkan Hidupmu.

Baca juga: Fintech Ini Gandeng 60 Perusahaan, Bisa Cairkan Gaji Lebih Awal untuk Kebutuhan Berobat

JULO lebih jauh mengajak masyarakat untuk menjadi lebih berdaya (empowered) dan mampu menata hidup untuk mencapai kehidupan yang lebih berisi dan berarti. 

JULO mengajak masyarakat Indonesia untuk berpartisipasi dalam semangat empowerment melalui media sosial.

Dalam waktu tujuh hari pertama kampanye Hidupkan Hidupmu, lebih dari 100 partisipan turut menyampaikan salam salut kepada orang terdekat atau para petugas garda depan.

“Salut banget buat kalian yang mendedikasikan diri jadi pengajar, apalagi sekarang sambil daring. Tetap semangat ya ibu-ibu guru. Semoga tetap menginspirasi. #HidupkanHidupmu,” berikut salah satu tweet salam salut dari partisipan @dr**ny.

Head of Marketing JULO, Mikhal Anindita menuturkan, partisipasi ini menunjukkan bahwa di tengah banyaknya kabar kurang baik di sekitar kita, masih banyak hal-hal positif yang patut diapresiasi. 

Baca juga: Fintech Lokal Julo Kini Kantongi Izin OJK

"JULO ingin memberikan apresiasi dan semangat kepada kita yang tidak kalah dengan keadaan, mau bertahan dan kembali sekali lagi merangkai kehidupan.

Kita benar-benar membutuhkan semangat positif untuk kembali berdaya di tengah perjuangan sulit pada masa sekarang,” kata Mikhal Anindita.

Di tengah perkembangan industri fintech di Indonesia, literasi keuangan Indonesia yang masih 40% (Survei Literasi Keuangan OJK, 2020) merupakan tantangan dari pelaku dan praktisi finansial Indonesia. Salah satu platform literasi finansial, Overheard Keuangan juga menuturkan tantangan yang serupa.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas