Tribun Bisnis

Dihantam Pandemi, Maskapai Alitalia Berhenti Terbang Usai 74 Tahun Mengudara

Terbaru adalah Alitalia, maskapai Italia yang harus mengakhiri penerbangan pada 14 Oktober 2021 lalu, setelah 74 tahun mengudara.

Editor: Sanusi
Dihantam Pandemi, Maskapai Alitalia Berhenti Terbang Usai 74 Tahun Mengudara
Airlines.Airports.com
Pesawat Alitalia. Maskapai ini segera gulung tikar karena terhantam oleh pandemi Covd-19 

TRIBUNNEWS.COM, ITALIA - Satu lagi maskapai penerbangan global tumbang, terbebani utang dan terhantam pandemi Covid-19.

Terbaru adalah Alitalia, maskapai Italia yang harus mengakhiri penerbangan pada 14 Oktober 2021 lalu, setelah 74 tahun mengudara. Perjalanan dari Roma ke Cagliari menjadi penerbangan terakhir Alitalia pada 14 Oktober 2021 lalu.

Baca juga: Batasi Penerbangan Internasional, Kemenhub: Maskapai Wajib Serahkan Data Penumpang

Dikutip dari berbagai sumber, penerbangan nasional Italia kini digantikan oleh Italy Air Transport alias ITA. ITA terbang perdana pada Jumat (15/10) pagi dari Bandara Linate Milan menuju Bari.

ITA juga harus membayar € 90 juta atau lebih dari US$ 104 juta atas merek Alitalia. Nilai itu setara Rp 1,4 triliun.

Alitalia harus berhenti beroperasi karena selama 20 tahun terakhir merugikan sekitar € 13 miliar. Operasional maskapai ini makin terkapar lantaran pandemi menghantam. Pada tahun 2020, Alitalia merugi hingga 2 juta euro per hari.

Jika merujuk histori perusahaan, Alitalia pernah menjadi simbol gaya dan kemewahan Italia. Bahkan maskapai ini menjadi primadona bagi para elite politik Italia.

Alitalia juga menjadi simbol keberhasilan ekonomi Italia, pascaberakhir Perang Dunia II.

Baca juga: Soal Stimulus untuk Maskapai, Kemenhub Tunggu Keputusan Menko Perekonomian

Pada tahun 1970-an, Alitalia bahkan menjadi maskapai penerbangan terbesar ketujuh di dunia. Namun, secara perlahanan Alitalia mulai mengalami penurunan dan memburuk dalam beberapa tahun terakhir.

Persaingan yang ketat dalam industri penerbanga, kesulitan keuangan membuat pemerintah Italia berulang kali berupaya menyelamatkanAlitalia. Dalam tiga tahun terakhir semisal, lebih dari 8 miliar euro atau sekitar US$ 9,27 miliar disuntikan ke Alitalia. Pemerintah Italia juga terus mencari investor swasta sebagai patner.

Puncaknya, Alitalia harus menyerah, tak lagi terbang terbebani utang. Saat pandemi Covid-19, Alitalia bahkan harus menanggung kerugian 2 juta euro per hari.

  Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas