Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Menkeu Sri Mulyani Sebut Indonesia Berkomitmen Melakukan Transisi Energi 

pemerintah perlu memperhatikan dampak dari transisi energi yakni tenaga kerja yang terlibat di dalamnya, peningkatan inflasi, hingga daya beli

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Menkeu Sri Mulyani Sebut Indonesia Berkomitmen Melakukan Transisi Energi 
istimewa
Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati. Menkeu Sri Mulyani Sebut Indonesia Berkomitmen Melakukan Transisi Energi  

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, Indonesia berkomitmen untuk melakukan transisi energi

Diskusi telah dilakukan dengan Asian Development Bank (ADB) untuk membantu mendorong percepatan transisi energi baru dan terbarukan. 

“Indonesia sebenarnya kini mulai berdiskusi dan juga berinisiatif dengan Asian Development Bank tentang apa yang kami sebut sebagai mekanisme transisi energi. Ini adalah bagaimana kita akan menghentikan energi batu bara, tapi pada saat sama, memastikan ada pendanaan yang akan membeli kontrak batu bara di masa depan,” ujarnya melalui laman kemenkeu.go.id (18/10/2021).

Pendanaan baru diperlukan agar dapat menghasilkan energi cukup untuk kompensasi batu bara, sekaligus memenuhi kebutuhan energi yang akan terus tumbuh seiring dengan pemulihan. 

Di sisi lain, menurut Sri Mulyani, pemerintah perlu memperhatikan dampak dari transisi energi yakni tenaga kerja yang terlibat di dalamnya, peningkatan inflasi, hingga daya beli masyarakat.

Baca juga: Sri Mulyani Kembali Dapat Pengakuan Dunia di Washington

“Kita seharusnya tidak hanya merancang transisi ini secara teknis dan teknokratis, tetapi kita juga harus sangat memperhatikan ekonomi politik,” katanya. 

Rekomendasi Untuk Anda

Di sisi lain, pemerintah terus melakukan diskusi dengan banyak produsen energi batu bara membahas bagaimana transisi harus dirancang. 

"Dalam diskusi tersebut, pemerintah juga menjelaskan mengenai penerapan pajak karbon dalam Rancangan Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (RUU HPP)," pungkas Sri Mulyani.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas