Tribun Bisnis

Menko Airlangga: Presidensi G20 Jadi Kesempatan RI Bangkit dari Pandemi

Selain itu, lanjut Airlangga, Indonesia juga harus bangga tetap bisa mempertahankan demokrasi, bahkan di tengah pandemi Covid-19.

Penulis: Yanuar R Yovanda
Editor: Hendra Gunawan
Menko Airlangga: Presidensi G20 Jadi Kesempatan RI Bangkit dari Pandemi
Istimewa
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Pemerintah menyatakan, Indonesia akan memegang Presidensi G20 mulai 1 Desember 2021 hingga 30 November 2022 mendatang.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Presidensi G20 tersebut akan jadi kesempatan Republik Indonesia (RI) bangkit dari pandemi Covid-19.

"Indonesia akan menjadi Presiden G20 sampai November 2022. Menjadi kesempatan terbaik untuk Indonesia untuk bangkit kembali dari pandemi Covid-19 ini," ujarnya dalam webinar Golkar Institute bertajuk "Indonesia's Leadership In The G20", Rabu (27/10/2021).

Ketua Dewan Pembina Golkar Institute itu menjelaskan, Indonesia harus menjadi suara kemanusiaan dengan mendorong semangat, memberi harapan, dan mendorong kerja sama antarnegara.

Baca juga: Airlangga: Indonesia Harus Mengambil Momentum untuk Mengatur Agenda Besar G20

Selain itu, lanjut Airlangga, Indonesia juga harus bangga tetap bisa mempertahankan demokrasi, bahkan di tengah pandemi Covid-19.

Di sisi lain, Indonesia dinilainya telah menunjukkan kepada dunia bahwa suatu negara bisa melakukan hal tidak mungkin dilakukan di tengah pandemi.

"Satu di antara hal tersebut, Indonesia bisa mempertahankan pertumbuhan ekonomi. Hal ini menunjukkan resiliensi Indonesia dan jika Indonesia mempertahankan tren pertumbuhan ekonomi ini, maka Indonesia akan menjadi satu di antara ekonomi terbesar di dunia," pungkas Airlangga.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas