Tribun Bisnis

Ingin Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi, Pertumbuhan Ekonomi RI Harus Tumbuh 5,7 Persen

Indonesia memiliki visi menjadi negara berpenghasilan tinggi pada 2045, atau diusia 100 tahun setelah kemerdekaan.

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Sanusi
Ingin Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi, Pertumbuhan Ekonomi RI Harus Tumbuh 5,7 Persen
Tangkap Layar Youtube Kemenko Kemaritiman dan Investasi RI
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indonesia memiliki visi menjadi negara berpenghasilan tinggi pada 2045, atau diusia 100 tahun setelah kemerdekaan.

"Untuk mencapai visi itu, Indonesia harus tumbuh sebesar 5,7 persen per tahun, lebih 20 tahun ke depan," kata Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat mengisi seminar virtual Pacific Exposition 2021, Kamis (28/10/2021).

Baca juga: Menlu Retno Marsudi Ajak Negara-negara Pasifik Bangun Wilayah yang Sehat

Dalam mengejar target tersebut, kata Luhut, pemerintah harus dapat mengendalikan pandemi Covid-19 agar pemulihan ekonomi dapat bergerak cepat.

"Kita harus menstranformasi ekonomi nasional jangka panjang bergerak ke industri yang memiliki nilai tambah lebih tinggi dan ekonomi hijau," ucapnya.

Menurutnya, Indonesia telah melewati kondisi sulit pada pertengahan Juli 2021, di mana kasus Covid-19 menncapai 56.757 per hari dan membuat fasilitas kesehatan kewalahan.

Baca juga: Dubes Tantowi Yakin Kawasan Pasifik Jadi Awal Pemulihan Ekonomi Global

Namun, saat ini pemerintah berhasil menurunkan kasus aktif secara harian hingga 99 persen dibandingkan pada 15 Juli 2021.

Atas menurunnya kasus positif, ekonomi Indonesia pun berangsur membaik seiring adanya pergerakan manusia.

"Kami memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia akan rebound dari tahun lalu pertumbuhan negatif, akan tumbuh sebesar 3,7 persen sampai 4,5 persen pada akhir tahun ini," tuturnya.

"Kami prediksi pertumbuhan ekonomi akan tumbuh untuk tahun depan 5,2 persen menjadi 5,5 persen," sambung Luhut.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas