Indosat Raup Keuntungan Rp 5,8 Triliun
Kinerja PT Indosat Ooredoo Tbk (ISAT) hingga September 2021 kemarin mengalami perkembangan positif.
Editor:
Hendra Gunawan
Baca Juga: Proses merger, Indosat Ooredoo diminta bayar denda kasus IM2, ini kata analis
Analis RHB Sekuritas, Michael W Setjoadi dan Marco Antonius dalam risetnya, Kamis (28/10) memaparkan bahwa EBITDA ISAT di kuartal ketiga mencapai Rp 3,6 triliun, naik 6,7% secara kuartalan dan 18,9% secara tahunan. EBITDA sembilan bulan pertama 2021 mencapai Rp 10,4 triliun. "Ini berarti 76% dari prediksi kami dan 79% dari konsensus," tulis Michael dan Marco.
Sementara, pendapatan kuartal ketiga Indosat mencerminkan 73% dari perkiraannya dan 76% dari perkiraan konsensus. RHB Sekuritas menambahkan bahwa pendapatan non-seluler ISAT meningkat di tengah pertumbuhan pendapatan seluler yang mendatar secara kuartalan dan sementara pendapatan data yang naik 1% secara kuartalan.
RHB Sekuritas masih mempertahankan rating neutral untuk saham ISAT dengan target harga Rp 7.000 per saham. Pada akhir perdagangan Kamis (28/10), harga saham ISAT ditutup 2,16% ke Rp 7.100 per saham.