Tribun Bisnis

Dubes Belanda Nilai Perlunya Kerja Sama Semua Pihak Dalam Upaya Pencegahan Banjir

Duta Besar Belanda Lambert Grijns mengatakan DKI Jakarta harus waspada terhadap bencana banjir di masa depan.

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Muhammad Zulfikar
Dubes Belanda Nilai Perlunya Kerja Sama Semua Pihak Dalam Upaya Pencegahan Banjir
WARTA KOTA/WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
BANJIR JAKARTA - Sejumlah kendaraan terjebak banjir di Jalan Buncit Raya, Pejaten, Jakarta Selatan, Sabtu (20/2/2021). Hujan lebat yang mengguyur Jakarta sejak dini hari, membuat sejumlah jalanan di Ibukota terendam banjir. Dubes Belanda Nilai Perlunya Kerja Sama Semua Pihak Dalam Upaya Pencegahan Banjir 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Duta Besar Belanda Lambert Grijns mengatakan DKI Jakarta harus waspada terhadap bencana banjir di masa depan.

"Pentingnya kerja sama semua pihak dalam pengelolaan air maupun penanggulangan banjir, seperti dari pemerintah pusat, daerah dan swasta hingga masyarakat," kata Lambert dalam acara Ambassador Talk 2021 yang digelar di Jakarta, Rabu (24/11/2021).

Lambert menyampaikan sejumlah pandangan yang mampu memberikan perubahan pada pengelolaan air dan penanggulangan banjir di negaranya.

Pandangannya tersebut antara lain mengenai paradigma pencegahan, pendekatan inovatif berbasis teknologi yang paling unggul, pendekatan integratif yang holistik dan kolaborasi antar berbagai kepentingan. 

Di samping itu, ia menambahkan bahwa perlu juga untuk mengetahui permasalahan utama sumber terjadinya banjir yang kemudian perlu dimodelkan dan mengkomunikasikan potensi bahaya kepada pihak terkait.

Terkait dengan paradigma pencegahan, Lambert menekankan hal tersebut tidak terlepas dari bencana besar yang pernah melanda negeri Belanda pada tahun 1953.

Baca juga: Antisipasi Banjir, PPSU Kelurahan Bambu Apus Rutin Angkut Sampah Penghambat Laju Air di Kali

Menurutnya, Pemerintah Belanda memiliki sejarah panjang bencana banjir

Lambert mengatakan banjir yang terjadi di Belanda tidak lepas dari faktor topografi yang berada di bawah permukaan laut. 

"Pengelolaan air dan penanggulangan banjir menjawab tantangan Belanda terhindar dari bencana hidrometeorologi basah," ucapnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas