Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Presidensi G20 Jadi Periode Krusial di Fase Pemulihan Ekonomi Dunia

Posisi Indonesia di Presidensi G20 menjadi periode paling krusial dalam proses pemulihan ekonomi dunia. 

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Yanuar R Yovanda
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Presidensi G20 Jadi Periode Krusial di Fase Pemulihan Ekonomi Dunia
HandOut/G20.org
Para pemimpin dunia berfoto di KTT G20 di Roma, Italia, 30 Oktober 2021. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus menilai posisi Indonesia di Presidensi G20 menjadi periode paling krusial dalam proses pemulihan ekonomi dunia. 

Hal ini mengingat pandemi Covid-19 masih menyelimuti dunia dan memberikan ketidakpastian terkait pemulihan pada 2022. 

"Presidensi G20 Indonesia akan fokus pada tiga topik utama," ujarnya dalam laporan riset terbarunya, Jumat (10/12/2021). 

Nico menjelaskan, fokus pertama adalah arsitektur kesehatan global, yaitu sebuah upaya Indonesia memperkuat dan menyusun kembali tata kelola dan arsitektur kesehatan global pasca pandemi. 

Satu di antaranya mendorong Asia Tenggara (ASEAN), terutama Indonesia menjadi transfer hub untuk pengembangan dan produksi vaksin. 

Baca juga: Presidensi G20, Kepemimpinan Global Dorong Pemulihan Ekonomi

"Kedua, transformasi berbasis digital. Topik ini menjadi satu di antara fokus utama dalam rangka membuat nilai-nilai ekonomi melalui teknologi digital, serta mendorong digitalisasi sektor-sektor yang menjadi mesin pertumbuhan baru," katanya. 

Baca juga: Hadiri Rapimnas, Airlangga Dorong Kadin Indonesia untuk Manfaatkan Momentum Presidensi G20 Indonesia

Rekomendasi Untuk Anda

Ketiga, lanjut Nico, yakni transisi energi dengan memperluas akses terhadap teknologi menuju energi bersih dan terjangkau. 

"Selain itu, pembiayaan untuk mempercepat transisi menuju energi lebih berkelanjutan," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas