Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Bisnis
LIVE ●

BI: Ekonomi Syariah Genjot PDB Hingga Rp 80 Triliun Per Tahun

menyatakan, ekonomi syariah berpotensi menggenjot produk domestik bruto (PDB) nasional hingga Rp 80 triliun per tahun. 

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Yanuar R Yovanda
Editor: Choirul Arifin
zoom-in BI: Ekonomi Syariah Genjot PDB Hingga Rp 80 Triliun Per Tahun
Tribunnews/Yanuar
Direktur Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah BI Prijono 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyatakan, ekonomi syariah berpotensi menggenjot produk domestik bruto (PDB) nasional hingga Rp 80 triliun per tahun. 

Direktur Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah BI Prijono mengatakan, untuk mencapai hal tersebut, ada tiga hal yang bisa dilakukan. 

"Pertama, mendorong pertumbuhan ekspor produk halal. Selanjutnya, menarik investasi asing langsung atau foreign direct investment (FDI), dan terakhir adalah substitusi impor," ujarnya dalam webinar "Sharia Economic and Finance Outlook 2022: Making Indonesia as the Center of the World Sharia Economy”, ditulis Senin (27/12/2021). 

Lebih rinci, Prijono menjelaskan, untuk meningkatkan ekspor produk halal, Indonesia harus mengutamakan hubungan perdagangan dan jasa bernilai tinggi. 

Baca juga: Jumlah Penabung Haji di Bank Syariah Indonesia Tembus 4,3 Juta Nasabah

"Khususnya, hubungan dagang dan jasa dengan negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI). Sebab, ini pasarnya besar sekira 3,8 miliar dolar Amerika Serikat (AS) dari negara OKI dan non OKI," katanya. 

Baca juga: 3 Keunggulan Menabung di Bank Syariah dan Rekomendasi Bank yang Tepat

Sementara itu, dia menambahkan, beberapa negara di dunia saat ini telah menjadikan ekonomi dan keuangan syariah sebagai tulang punggung perekonomian, bahkan termasuk negara dengan mayoritas penduduk bukan muslim. 

Rekomendasi Untuk Anda

"Sebut saja, misalnya ada Australia bisa menghasilkan daging halal. Kemudian di Brazil dengan unggasnya dan keuangan syariah di negara-negara Eropa, ini menunjukkan ekonomi syariah sudah mendapatkan tempat tidak hanya di negara-negara mayoritas berpenduduk muslim," pungkas Prijono.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas